RABU, 4 MEI 2016
MATARAM —- Sektor pertanian masih menempati urutan pertama penyumbang terbesar, penyerapa tenaga kerja bila dibandingkan sektor lain. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB), sektor pertanian pada bulan Februari 2016, menyerap tenaga kerja 1.004.323 orang.

Hal ini dikatakan Wahyudin, Kepala BPS NTB, saat menggelar konferensi pers terkait keadaan ketenagakerjaan dan pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan pertama bulan Februari 2016, Rabu (4/5/2016)
“Dibandingkan sektor lain, sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar penyerapan tenaga kerja, pada Februari 2016 sebanyak 1.004.323,” kata Wahyudin
Kemudian disusul sektor perdagangan 424.521 orang, jasa kemasyarakatan 392.828 orang, dan sektor industri 205.609 orang dan beberapa sektor lain seperti konstruksi, keuangan, transportasi, pergudangan, komunikasi dan lain – lain.
“Untuk sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menyumbang pertumbuhan ekonomi sebesar 21,57 persen, pertambangan dan penggalian 20,59 persen, sementara perdagangan besar, eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 12,46 persen,” tutupnya. (Turmuzi)