Sambil Bekerja, 14 TKI di Taiwan Berhasil Raih Gelar Sarjana

SENIN, 30 MEI 2016

SURABAYA — Belasan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sambil belajar di Taiwan lulus pada 2016. Tercatat 14 wisudawan/ti merupakan pejuang devisa yang tak pantang menyerah untuk meraih cita-cita.
Lulusan tahun 2016 ini merupakan lulusan pertama kali para TKI di Taiwan. Keempat belas mahasiswa tersebut berasal dari tiga Program Studi (Prodi) yang dibuka di UT Taiwan, yaitu Ilmu Komunikasi (2 orang), Manajemen (8 orang), dan Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemah (4 orang).
Ijazah diserahkan oleh Pembantu Rektor III Universitas Terbuka, Aminudin Zuhairi, Ph.D, didampingi Kepala KDEI di Taipei, Arief Fadillah, Kepala Bidang Ketenagakerjaan KDEI, Devriel Sogia, dan Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI yang menangani fungsi pendidikan, Agung Sepande di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Minggu (29/5/2016).
Aminudin mengungkapkan, rasa bangga kepada para wisudawan. Ia berharap agar ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat bagi mereka sendiri, keluarga, dan masyarakat.
“Selamat, semoga ilmunya bermanfaat. Selamat melanjutkan perjuangan untuk masa depan Saudara dan keluarga,” ungkap Amin.
Sulastri Sukadi, wisudawan terbaik UT Taiwan periode 2016 berkesempatan memberikan kata-kata sambutan di hadapan para hadirin. Sulastri mengaku bangga bisa mengikuti perkuliahan di UT Taiwan yang bisa disesuaikan dengan jadwal kerjanya.
“Meskipun dalam prosesnya, bekerja sambil belajar bukanlah perkara mudah. Kami harus mengorbankan waktu istirahat kami untuk belajar dan mengerjakan tugas. Alhamdulillah, perjuangan tersebut telah membuahkan hasil. Ilmu dan keterampilan yang kami dapatkan dari perkuliahan ini akan menjadi bekal kami di masa depan,” pungkasnya.
[Charolin Pebrianti]
Lihat juga...