KAMIS, 12 MEI 2016
SINGKAWANG — Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Agung Risdhianto melakukan peninjauan langsung terkait kesiapan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI- Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di Yonif 641/Raider Singkawang, Kalimantan Barat.
![]() |
| Peninjauan kesiapan prajurit [Ist] |
Jenderal bintang dua ini ingin mengetahui tentang kesiapan pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL, dan melakukan pengecekan Kesiapan Satgas. Gelar Pasukan pun dikerahkan. Tujuannya untuk pemeriksaan pasukan baik personel maupun materiil serta kemampuan dan keterampilan prajurit yang tergabung dalam Satgas.
“Materiil, perlengkapan perorangan, senjata memang merupakan peran penting dalam pelaksanaan tugas. Namun dengan kelengkapan yang canggih tentunya harus diimbangin dengan kemampuan prajurit”, tegas Agung Risdhianto, pada saat melakukan inspeksi pasukan, Kamis, 12 Mei 2016.
Agung Risdhianto berkata, peninjauan pasukan adalah tahap awal. Masih ada dua lagi yang akan meninjau yaitu dari Mabes TNI AD dan Mabes TNI. Agung Risdhianto berharap, dalam menjalankan tugas operasi Prajurit harus menjaga tata karma kearifan lokal, menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, menjalin interaksi hubungan dengan masyarakat, lingkungan, dan alam tempat penugasan.
“Walaupun dalam pelaksanaan tugas perbatasan banyak kegiatan patroli dan binter, prajurit harus tetap menjaga fisik, kebugaran tubuh, serta kesehatan. Jangan hanya patroli, makan, istirahat, tetap harus olahraga. Kalau perlu sebelum dan sesudah Satgas ini dilaksanakan harus diadakan Kesemaptaan untuk mengukur kebugaran tubuh prajurit-prajurit kita,” tegas Agung Risdhianto.
Agung Risdhianto memberi perintah kepada Danyonif 641/Raider, untuk semua Pos penjagaan harus ada pendaratan Helly. “Kalau belum ada segera dibuat, karena tempat pendaratan sangat penting, salah satu contoh apabila ada kunjungan dari Mabes TNI bisa langsung mendarat di pos tersebut,” tegas Agung Risdhianto.
“Kerja sama yang baik dengan Satgas Sektoral dalam hal ini Komando Kewilayahan tempat kalian melaksanakan tugas,” lanjut Agung Risdhianto.

Agung Risdhianto kembali mengingatkan untuk seluruh prajurit yang akan melaksanakan Tugas Operasi Pengamanan Perbatasan jangan terlena. “Prajurit harus selalu tetap menjaga fisik dan kebugaran tubuh masing-masing”.
[Aceng Mukaram]