SABTU, 28 MEI 2016
ACEH — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi membentuk tim operasi pasar untuk menjaga kebutuhan makanan pokok. Persiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi langka dan mahalnya harga bahan baku rumah tangga.

“Pemkab Aceh Utara membentuk tim operasi pasar yang akan turun pada awal bulan ramadan di setiap kecamatan untuk memantau harga pasar, ini untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan,” ujar Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, kepada Cendana News, Sabtu (28/5/2016).
Ia menambahkan, nantinya tim tersebut akan melakukan pelayanan kepada warga-warga di kecamatan-kecamatan yang ada di Aceh Utara. Namun, sasaran utamanya, kata Muhammad Thaib adalah kecamatan yang jauh dari jangkaun perkotaan atau berada di wilayah pedalaman.
Selain itu, sasaran dari operasi pasar tyersebut adalah pemantuan yang akan dilakukan di sejumlah pasar baik modern dan pasar tradisional. “Operasi pasar bertujuan untuk membantu warga, khususnya yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan di bulan puasa,” jelas bupati yang akrab disapa Cek Mad.
Ia menambahkan, sebelumnya Pemerintah Aceh Utara telah menggelar beberapa kali pasar murah selama empat hari di empat kecamatan. Keempat kecamatan terseut, sebut Cek Mad adalah Kecamatan Lhoksukon, Dewantara, Matang Kuli, dan Kecamatan Cot Girek.
“Kita berharap dapat meringankan beban masyarakat kita selama ramadan nanti, karena barang yang akan dijual di operasi pasar itu seperti beras, minyak goreng, telor, gula pasir dan sebagainya itu dijual dengan harga yang terjangkau, murah, semoga masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik,” pungkasnya.(Zulfikar Husein)