KAMIS, 19 MEI 2016
LARANTUKA—Gubernur provinsi NTT, Drs.Frans Lebu Raya berharap agar iven balap sepeda internasional yang diselenggarakan di Pulau Flores sejak tanggal 19 hingga 23 Mei ini bisa diselenggarakan setiap tahun.

Untuk itu Gubernur NTT meminta kepada segenap pemerintah kabupaten di Pulau Flores dan Lembata serta warga masyarakat khususnya Flores dan Lembata dan NTT umumnya untuk bekerja maksimal agar iven pertama ini bisa sukses.
“Pemda di Flores harus berpartisipasi dan menerima tamu dengan senyuman dengan memberikan pelayanan yang terbaik,” pesan Frans.
Frans juga berpesan agar semua pemangku kepentingan dan masyarakat Flores harus menunjukan kepada dunia bahwa Flores aman sehingga warga dari luar Flores dan negara luar bisa ikut berpartisipasi dalam iven ini.
Menurut Frans, iven balap sepeda internasional ini seharusnya tidak bisa diselenggarakan di Flores maupun NTT,Hal ini sambungnya dikarenakan NTT tidak pernah menyelenggarakan iven serupa bertaraf nasional.
“Tapi kerja keras dari Eo Alsemat, Menko Kemaritiman dan ISSI maka iven ini bisa terlaksana,” ungkapnya.
Kalau Tour de Ijen di Banyuwangi etapenya melintasi gunung saja sementara di Flores etapenya melewati gunung dan juga laut dengan pemandangan alamnya yang sangat indah.
Bupati Sikka, Drs.Yoseph Ansar Rera dalam sambutannya usai peyerahan hadiah kepada para pemenang menyetujui bila iven ini bisa diselenggarakan setiap tahun. Ansar menegaskan Pemda Sikka akan mendukung dengan menyiapkan sarana, pra sarana dan dana.
“Kami mendukung kegiatan ini bila tetap diadakan setiap tahun karena ini sangat membantu pengembangan pariwisata,” ungkap Ansar.
Ketua DPRD Sikka Rafael Raga,SP dalam kesempatan tersebut juga mengakui mendukung keguatan ini, Dewan akan mendukung kegiatan ini dengan mendukung pemeritah mengeluarkan dana sesuai kemampuan pemerintah daerah.
Raja Sapta Oktoria ketua organisasi ISSI mengaku akan mendukung dan sebagai pribadi dirinya sangat mengagumi keindahan alam Flores selama perjalanan dari Larantuka menuju Maumere.Flores sebutnya memiliki keindahan alam yang tentunya bisa dijual dengan adanya even ini.
Para pebalap yang menjuarai etape pertama saat konferensi pers usai pertandingan, Kamis (19/5/2016) mengaku medan di Flores sangat menantang. Selain itu, beberapa pembalap sepakat bahwa pemandangan alamnya sangat indah.
“Saya akan datang untuk mengikuti loma disini bila diadakan setiap tahun,” tutur Christie Jason pembalapa asal Selandia Baru yang menjuarai etape pertama. (Ebed De Rosary)