Fortani Sampaikan Tiga Tuntutan dalam RDPU Komisi IV DPR RI

RABU, 25 MEI 2016

JAKARTA — Forum Tani Indonesia (Fortani) yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi IV DPR RI mengemukakan tiga tuntutan untuk disampaikan kepada pemerintah. Hal tersebut sebagai wujud keprihatinan terhadap kondisi petani saat ini.

Ketua Umum Fortani, Wayan Suparno menyebutkan, NKRI bangsa agraris, 250 juta penduduknya merupakan subyek pembangunan sekaligus pasarnya, tapi faktanya sampai detik ini petani semakin miskin.
“Harapan kedepan supaya kami betah menjadi petani, berikan peluang besar bagi kami, mustahil kami tetap bertahan jadi petani jika diperlakukan seperti begini, jadi berikanlah layak hidup sebab petani merupakan tulang punggung bangsa, yang produksinya mampu penuhi pasar dalam negeri,”sebut Wayan dalam RDPU di Ruang KK IV, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta Rabu (25/5/2016).
Wayan mengatakan, pertahun 0.5 juta kepala keluarga petani tinggalkan profesinya sementara generasi muda enggan bertani, termasuk sarjana pertanian.
Adapun tiga hal yang dikemukakan Fortani dalam RDPU untuk disampaikan kepada Pemerintah, yakni:
3. Cetak dan perdayakan kaum muda jadi petani modern dengan stimulus subsidi kredit kepemilikan lahan pertanian beromset besar. Bekali mental kewirausahaan dan kecerdasan lapangan, sebab, penguasaan lahan seluas 70 persen sudah dikuasai asing, tersisa hanya 10 persen untuk petani.
2. Hentikan Bantuan Sosial (Bansos) atau subsidi, alihkan kepada model pembiayaan yang merangsang kaum muda untuk bertani. 
3. Dirikan Bank Pertanian. Selama ini petani hanya dimanfaatkan oleh Bank sebagai penabung.
[Adista Pattisahusiwa]
Lihat juga...