Warga: Saya Lahir dan Dibesarkan di Luar Batang

RABU, 20 APRIL 2016
Jurnalis : Eko Sulestyono / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA — Ratusan warga bersama tokoh masyarakat Ibukota dan nasional menggelar rapat bersama di kawasan kampung Luar Batang, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Hal tersebut sebagai tindaklanjut dari penggusuran yang dilakukan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta beberapa minggu yang lalu.
Suasana rapat bersama di Kawasan Luar Batang
Acara dibuka dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang tokoh agama setempat, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, setelah itu seorang perempuan perwakilan warga masyarakat yang menjadi korban dalam aksi penertiban dan penggusuran kampung Akuarium Pasar Ikan Luar Batang bernama Lutfiah menyampaikan kesaksiannya dihadapan ratusan peserta Rapat Akbar.
“Saya lahir dan dibesarkan di Luar Batang, bapak ibu, kakek dan nenek saya juga asli warga sini,”sebutnya.
Dilanjutkannya, selama puluhan tahun dia bersama keluarga hidup tenang dan tenteram, tidak pernah terusik serta tidak pernah membayangkan akan menjadi korban penertiban dan penggusuran secara sepihak yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.
“Sekarang kehidupan keluarga kami serba tak menentu, tidak tahu lagi seperti apa nantinya” demikian terang Lutfiah dalam pidatonya.
Kegiatan sebagai bentuk keprihatinan terhadap penggusuran sepihak yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi diikuti beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama datang dalam acara tersebut, antara lain seorang pengacara yang juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, mantan Panglima TNI Jendral (Pur) Djoko Santoso, aktivis HAM Ratna Sarumpaet.
Pantauan Cendana News, pelaksanaan acara Rapat Akbar tersebut mendapat penjagaan ketat dari aparat gabungan mulai dari anggota kepolisian Polres Jakarta Utara, Kodim Jakarta Utara dan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP). Sementara itu warga masyarakat juga melakukan pengamanan sendiri secara internal untuk menjaga agar selama pelaksanaan acara  tersebut agar tidak disusupi oleh orang luar yang mungkin akan mengacaukan acara tersebut.
Sementara itu, dari kejauhan tampak terlihat beberapa peralatan berat Excavator masih tetap disiagakan di lokasi bekas Pasar Ikan Luar Batang, meskipun penggusuran tahap pertama sudah selesai dilakukan beberapa minggu yang lalu. Rencananya dalam waktu dekat Pemprov DKI Jakarta akan kembali melakukan operasi penertiban dan penggusuran tahap kedua, namun hal tersebut belum akan dilaksanakan karena masih menunggu bangunan Rumah Susun nya siap pada akhir bulan Mei tahun 2016.
Lihat juga...