JUMAT, 15 APRIL 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto : Ebed De Rosary
MAUMERE – Ratusan warga pulau Sukun yang merupakan pulau terdepan dan masuk dalam wilayah kecamatan Alok kabupaten Sikka merasa antusias saat adanya pelayanan Sidang Keliling Terpadu yang digelar Pengadilan Agama Maumere serta pelayanan pengurusan buku dan surat nikah oleh KUA Alok serta KTP dan Kartu Keluarga oleh dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sikka.
![]() |
| Warga yang mendapatkan KTP dan kartu keluarga serta akte catatan sipil di kantor Polindes Semparong |
Antrian warga terlihat di Polindes dan kantor desa Semparong yang melayani pengurusan surat-surat kependudukan dan pernikahan. Sejak pagi, semua warga berkumpul di pantai menyambut kedatangan wakil bupati Sikka, Paolus Nong Susar bersama rombongan dan sebagian lainnya berkumpul di halaman kantor desa.
“Kami sudah berikan pengumuman sehingga warga tidak beraltifitas dan diwajibkan memanfaatkan kunjungan ini sebaik mungkin karena jarang terjadi,” ujar Darman, kepala desa Semparong saat ditemui Cendana News,Kamis (14/4/2016) di kantor desa.
Usai digelarnya sidang nikah yang dipimpin kepala Pengadilan Agama Maumere, H.Hasan Basri, MH yang bertindak selaku hakim bagi seorang pasangan pasutri yang sudah menikah dan memiliki dua anak, dilakukan penyerahan secara simbolik surat nikah, akta nikah, buku nikah serta KTP dan Kartu keluarga.
Selanjutnya warga dipersilahkan mengurus kekurangan surat-suratnya di petugas. Sementara itu sidang nikah tetap dilanjutkan bagi 27 pasang pasutri lainnya yang sudah menikah secara agama Islam namun belum terdaftar secara hukum.
“Silahkan bapak ibu semua manfaatkan kehadiran petugas dari kantor agama dan dinas kependudukan dan catatan sipil,” ujar wakil bupati Sikka, Paolus Nong Susar dalam sambutannya.
Sementara itu camat Alok, Fitriani saat ditemui Cendana News di sela-sela kegiatan mengatakan, warga diminta memasukan berkas dan mengisi formulir pendaftaran untuk keperluan pembuatan KTP dan kartu keluarga. Sementara urusan selanjutnya kata Fitriani akan dilakukan di Maumere.
“Kalau buat KTP tentu harus foto di dinas. Saya sudah berkordinasi dengan kepala desa agar warga yang nanti mengurus kelanjutan prosesnya bisa difasilitasi,” kata Fitriani.
Halimah seorang warga yang ditemui sedang mengurus KTP, kartu keluarga dan surat catatan sipil di kantor Polindes Semparong mengaku sangat terbantu dengan adanya petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang datang. Halimah bersyukur, dengan begitu mereka bisa menghemat waktu dan tidak bolak-balik ke Maumere mengurus surat tersebut.
“Paling kami nanti ke kantor dinas di Maumere untuk foto saja dan mengambil suratnya. Kami sangat terbantu karena jarak ke Maumare jauh dan ongkos juga mahal,” sebut Halimah.
Disaksikan Cendana News, ratusan warga baik laki-laki maupun perempuan antri sejak pukul 109.00 wita di kantor desa dengan membawa syarat-syarat pengurusan KTP dan kartu keluarga. Ruangan depan Polindes terlihat ramai oleh ibu-ibu yang antri dan hilir mudik mengurus surat kependudukan.