Tarif Angkot Turun, Organda Minta Stok BBM Tercukupi

SABTU, 9 APRIL 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Balikpapan meminta kepada Pemerintah Kota dan Pertamina selalu menjaga stok bahan bakar minyak dan tidak ada antrian panjang, menyusul akan berlakunya tarif baru angkutan kota pasca turunnya harga BBM.
Angkutan kota di Balikpapan
Ketua Organda Balikpapan Mubar Yahya mengatakan, dalam rapat penurunan tarif angkot belum lama ini Organda memberikan catatan khusus kepada Pemerintah Kota dan Pertamina untuk memastikan stok BBM cukup.
“Selama ini sopir angkot sering mengeluhkan kelangkaan BBM jenis premium. Karena beberapa SPBU tampak kosong dan antrian panjang,” terangnya saat dihubungi, Sabtu (9/4/2016).
Untuk itu, pihaknya meminta kepada Pemkot dan Pertamina premium selalu ada. Dan diharapkan pengemudi angkot tidak akan menemui kelangkaan stok.
Selain itu, Mubar menambahkan penurunan tarif angkot sebesar Rp.300 telah disepakati pada 6 April dan mulai berlaku pada 11 April mendatang.
“Kami berharap turunnya tarif angkot ini bisa menaikkan jumlah penumpang yang naik. Karena semakin hari penumpang yang naik semakin sepi,” harapnya.
Diketahui dengan tarif baru angkot tersebut maka tarif angkot jauh-dekat yang sebelumnya Rp 5.000 menjadi Rp 4.700. Namun tarif baru tersebut baru akan diberlakukan pada Senin (11/04). Pasalnya, menunggu Surat Keputusan (SK) Wali Kota Balikpapan.
Lihat juga...