SABTU, 2 APRIL 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi
LAMPUNG — Sop daging merupakan sajian khas yang bisa dinikmati disaat saat istimewa dalam keluarga. Namun mahalnya harga daging sapi membuat beberapa mengurungkan niat untuk menikmati sajian kuliner yang satu ini. Meski demikian bagi yang ingin mencicipi kuliner ini di wilayah Lampung Selatan, Kantin Dita, menjadi salah satu tempat memuaskan kerinduan akan kuliner ini dengan harga terjangkau. Sop bening dengan kuah panas lengkap dengan bumbu rempah menjadi sajian saat pagi maupun siang hari.

Pemilik kantin Dita, Suharti, mengaku sajian di kantin yang terletak di dermaga dua Pelabuhan Bakauheni tersebut menyajikan sajian khas sop daging sapi bening sebagai favorit para pekerja di sekitar pelabuhan Bakauheni. Selain itu sajian makanan laut (sea food) serta makanan tradisional lain pun disajikan diantaranya sate kambing, iga bakar, tongseng daging sapi, pecel serta berbagai minuman pendamping lain yang masih tradisional.
“Kalau pelanggan ke sini yang dicari biasanya sop daging bening, iga bakar, sate atau tongseng sapi dan makanan lain,”ungkapnya kepada CendanaNews, Sabtu (2/4/2016).
Ia mengaku selain kesegaran bumbu dan sajian yang menggugah selera, pedasnya sambal yang menemani sajian kuliner buatannya membuat pelanggan merasa betah di kantin yang berada di bawah pohon pohon rindang tersebut. Selain itu pelanggan kantin masih bisa menikmati Menara Siger dari kejauhan, Menara Simbol mahktoa wanita Lampung dan menjadi maskot Lampung tersebut bisa dilihat sambil menikmati sajian sop bening daging sapi yang mengepul panas panas.
Disajikan dengan nasi pulen pandan wangi, Suharti mengaku sop daging tersebut dibumbui dengan rempah rempah yang selain menyegarkan untuk kondisi badan juga mengenyangkan. Dengan harga per porsi Rp.27ribu, sebanding dengan rasa yang bisa dinikmati.
Radmiadi, salah satu pengunjung kantin tersebut mengaku menyukai tongseng namun karena sedang tidak tersedia daging kambing, ia mengaku memilih sop bening daging sapi. Rasa yang segar membuatnya menyantap dengan sambal pedas cabe rawit yang membuatnya berkeringat.
“Saya suka makan sampai berkeringat karena ini menandakan makanan yang saya makan ini sangat enak dan tentunya bisa membuat saya kenyang dan sop daging sapi jadi pilihan saya,”ungkapnya.
Ia mengaku sekali kali menyempatkan diri untuk menikmati sajian sop daging sapi bening yang ada di kantin Dita dan tak lupa membungkusnya untuk anak dan isterinya di rumah.
Sang pemilik pun tak segan memberi resep pembuatan sop daging yang bisa dicoba di rumah bagi yang berniat memasak di rumah.
Bahan bahan yang harus disiapkan menurut Suharti diantaranya:
250 gram daging sapi (tetelan) dipotong potong kecil
150 gram kembang kol, ambil kuntumnya saja
50 gram kacang polong
2 buah wortel dipotong potong
100 gram buncis dipotong 2 cm
2 batang seledri diiris kasar
2 batang daun bawang diiris kasar
1 buah tomat dipotong potong
3 siung bawang putih dicincang halus
1/4 biji pala
1/2 sendok teh lada bubuk
1 sendok makan minyak goreng (untuk menumis)
1,5 liter air
1 sendok teh garam
Selanjutnya, cara membuat sop daging tersebut ungkap Suharti, dilakukan dengan langkah langkah berikut:
Pertama kali dagung sapi direbus hingga matang bersama pala, kemudian diambil wajan dan tumis bawang putih hingga harum, selanjutnya dimasukkan dalam kaldu daging di atas dan dididihkan kembali.
“Selanjutnya beri lada dan garam, lalu masukkan sayuran diantaranya wortel, buncis, kembang kol, daun bawang, seledri dan tomat,”terangnya.

Setelah itu proses memasak sayuran hingga matang, jika dicicipi masih kurang berasa bisa ditambahkan bumbu penyedap dan bisa ditambahkan sentuhan terakhir tambahan kacang polong atau pemanis tampilan lainnya berupa daun seledri dan tomat mentah.