Puluhan Siswa di Solo Raya tidak Ikuti Ujian Nasional 2016

KAMIS, 7 APRIL 2016
Jurnalis : Harun Alrosid/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Harun Alrosid

SOLO — Sedikitnya 40 siswa di Solo Raya tidak mengikuti atau absen Ujian Nasional (UN) yang digelar pada 4 hingga 6 April 2016 kemarin. Sebagian besar karena sakit atau mengundurkan diri jauh sebelum pelaksanaan.
Sekretaris Disdikpora Karanganyar,  Agus Haryanto
Di Kabupaten Karanganyar misalnya, terdapat  tujuh siswa diketahui absen. Jumlah kepastian siswa yang tidak hadir dalam UN itu diketahui setelah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Karanganyar, mengevaluasi pelaksanaan UN sampai hari terakhir.
“Untuk pelaksanaan UN secara keseluruhan, Alhamdulillah tidak ada kendala apapun, untuk yang tidak hadir sampai hari terakhir ada 7 siswa,” ujar Sekretaris Disdikpora Karanganyar,  Agus Haryanto kepada Cendana News, Kamis pagi (7/4/2016).
Lebih lanjut Agus menjelaskan, tujuh siswa yang tidak hadir dalam UN tersebut, terdiri dari 4 siswa peserta UN kertas, dan 3 siswa peserta UN Berbasis Computer (UNBK). Tujuh siswa absen UN  terdiri dari 2 siswa SMA Muhammadiyah 3 Karanganyar, 1 siswa SMK Tunas Nusantara.   
“Sedangkan untuk UNBK, 1 siswa ijin dari SMK 1 Karanganyar , 2 siswa SMK 2 Karanganyar,” jelasnya.
Ironisnya, dari 7 siswa yang absen di Karanganyar, hanya satu siswa yang ijin karena sakit, sedangkan 6 siswa lainnya mengundurkan diri untuk tidak melanjutkan sekolah. Pihak dinas terkait mengaku sudah berusaha meminta siswa dan orang tua yang bersangkutan, untuk tetap mengikuti UN. Tetapi hingga pelaksanaan UN, yang bersangkutan tetap tidak hadir. 
“Sudah kami datangi ke pihak orang tua masing-masing, ada yang beralasan sudah tidak ada dirumah, ada pula yang sudah menikah,” terangnya.
Sementara itu, dari data yang didapatkan, di Kota Solo sendiri terdapat sembilan (9) siswa yang tidak ikut dalam UN, dengan alasan sakit, mengundurkan diri serta ada yang meninggal dunia. Sebanyak 12 siswa di Kabupaten Sragen juga diketahui absen selama pelaksanaan UN, dengan alasan mengundurkan diri. Sedangkan untuk di Kabupaten  Sukoharjo ada 10 siswa dan di kabupaten Boyolali ada 2 siswa yang diketahui tidak mengikuti UN tahun 2016.  
Lihat juga...