Polisi Sahabat Anak, 125 Murid PAUD Kunjungi Mapolres Sleman

JUMAT, 1 APRIL 2016
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Koko Triarko 

YOGYAKARTA —  Dalam setiap kejadian pelanggaran lalu-lintas di jalan raya, polisi melakukan penindakan bukan dengan rasa benci. Sebaliknya, demi keselamatan yang bersangkutan dan pengguna jalan raya lainnya. Pemahaman ini perlu ditanamkan sejak dini, sehingga orang tidak lagi melanggar aturan karena takut, melainkan karena sadar akan pentingnya taat aturan.
Polisi memberikan pemahaman pada murid PAUD
Demikian dikatakan Banit Dikyasa Satlantas Polres Sleman, Bripka Sularti saat menerima kunjungan anak-anak siswa didik Taman Kanak-kanak Raudhatul Adfal (TK RA) Krapyak, Sleman di Mapolres, Jumat (1/3/2016).
Sularti menjelaskan, kunjungan anak-anak usia dini sangat bermanfaat dan penting dilakukan, karena kedisiplinan harus dibiasakan sejak kecil. Dalam hal upaya mendidik dan memberi pemahaman pentingnya tertib lalu lintas dan berkendara. Anak-anak diberikan pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas. 
Diharapkan, setelah dewasa mereka akan terbiasa dan bisa mematuhi rambu-rambu lalu-lintas. Lebih jauh lagi, mereka juga diharapkan bisa menularkan pengetahuan serta pemahamannya kepada orang-orang terdekatnya.
Anggota Polisi mencontohkan cara memakai helm
Sementara itu, Kepala Sekolah TK RA Krapyak, Anis Pujanti, S.Pd mengatakan, kunjungannya bersama 125 muridnya bertujuan untuk mengenalkan, membiasakan, dan mendidik kedisiplinan berlalu-lintas sejak dini, dan melihat lebih dekat aktifitas dan profesi polisi sebagai penegak hukum. 
Knjungan merupakan bagian dari outdoor school atau kegiatan di luar lingkungan sekolah. 
“Kegiatan ini memang secara berkala diadakan sebagai bagian dari proses belajar mengajar di sekolah kami. Tak hanya di Kantor Polisi, namun juga di tempat lain seperti kunjungan ke Kantor Pos, Pemadam Kebakaran dan sebagainya”, pungkas Anis.
Lihat juga...