Pelaksanaan MTQ Diharapkan Berdampak Ekonomi pada Masyarakat

SABTU, 9 APRIL 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Turmuzi

MATARAM — Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Gita Ariadi berharap, pelaksanaan Musabbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional yang akan berlansung di Islamic Center (IC) Kota Mataram, Agustus mendatang, tidak saja memberikan keuntungan bagi pengusaha hotel dan penginapan lain, tapi juga kepada masyarakat.
Sate bulayak merupakan slah satu kuliner khas Lombok yang banyak disukai wisatawan
“Berkah pelaksanaan MTQ Nasional besok diharapkan tidak saja bisa dinikmati pengusaha jasa perhotelan, masyarakat juga diharapkan bisa mendapatkan keuntungan secara ekonomis, melalui pusat oleh – oleh atau hasil kerajinan lokal lain,” kata Gita di Mataram, Sabtu (9/4/2016).
Gita menjelaskan, MTQ sendiri merupakan even nasional yang akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tentu sebagai orang luar NTB, selain butuh tempat penginapan, juga ingin oleh – oleh khas NTB, terutama Pulau Lombok.
Tidak hanya itu saja, tamu tentu ingin melihat hal unik dan mau mencicipi makanan khas NTB, terutama makanan yang selama ini banyak dikenal dan disukai wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Ada pelecing kangkung Lombok, ayam Taliwang, pedesnya nasi puyung. Untuk oleh – oleh ada kain tenun, mutiara dan beberapa jenis kerajinan khas NTB lain,”sebutnya.
Ditambahkan Gita, semua potensi tersebut kalau dikelola dengan baik, tentu akan mendatangkan manfaat secara ekonomi, karena itulah harus dipersiapkan dari sekarang dengan baik.
Lihat juga...