Pasokan Stabil, Harga Beras di Balikpapan Normal

SELASA, 12 APRIL 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Seiring permintaan beras dan pasokan beras di kota Balikpapan normal, membuat harga beras di tingkat pedagang maupun agen stabil. Salah seorang distributor beras kawasan Damai di Kota Balikpapan, Mahmuddin mengatakan, saat ini harga beras dari Sulawesi di tingkat agen berkisar Rp.240 ribu hingga Rp.260 ribu per sak. Dan pasokan yang diterimanya setiap minggu sebanyak 40 ton untuk kebutuhan dalam kota dan Handil.
Pedagang sembako di pasar tradisional Klandasan Balikpapan
“Kabarnya beras Sulawesi akan naik tapi belum tahu kapan. Namun sekarang masih normal. Naiknya itu karena di Sulawesi Bulog mulai menyerap gabar dan beras petani, pastinya akan pengaruhi pasokan keluar daerah,” paparnya.
Sedangkan untuk harga beras yang dipasok dari Surabaya, Mahmuddin menambahkan harga beras Surabaya dipatok 260 ribu hingga Rp280 ribu per sak. Dan harganya dipastikan normal hingga ramadan mendatang.
Hal yang sama juga dikatakan agen beras asal Sulawesi Mulyadi. “Belum tahu naiknya kapan untuk beras Sulawesi. Tapi kemarin Senin beras datang masih harga normal,” katanya.
Ia berharap, pasokan untuk luar daerah tetap stabil meskipun Pemerintah meningkatkan penyerapan gabah dan beras petani. Apalagi Balikpapan ini rata-rata beras yang dikonsumsi masyarakat bukan dari hasil petani lokal melainkan dari luar daerah.
Sementara itu, sepanjang bulan Maret 2016 terdapat lima komoditas yang menyumbang andil besar dalam deflasi yakni daging ayam ras, ikan layang, bayam, telur ayam dan tarif listrik. Dan kelompok bahan makanan menyumbang andil dalam laju inflasi sebesar -0,02 persen.
Diketahui dengan penurunan harga komoditas daging ayam yang masuk dalam kelompok bahan makanan berkontribusi besar terhadap deflasi lantaran tingkat konsumsinya tinggi.
Lihat juga...