RABU, 13 APRIL 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Turmuzi
SUMBAWA — Keberadaan petani di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), khususnya petani jagung telah berkontribusi besar bagi peningkatan swasembada pangan nasional selain padi, karena sektor pertanian pula menjadi salah satu penyumbang prekonomian NTB selain tambang.
![]() |
| Pemda Kabupten Sumbawa Barat saat melakukan panen raya jagung bersama petani Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk |
“Karena itu saya minta kepada petani untuk tetap bangga dan tetap mencintai profesi sebagai petani, karena profesi sebagai petani sebagai pekerjaan mulia dan berkontribusi bagi peningkatan swasembada pangan nasional,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Pertanian Kabupten Sumbawa Barat, Sumbawanto, Rabu (13/4/2016).
Menurutnya, untuk terus membantu petani meningkatkan hasil produksi jagung petani, Pemkab KSB bersama PT. NNT, selain melakukan pendampingan dan penyuluhan mengenai pola tanam, juga akan terus mendukung dalam bentuk bantuan bibit dan pupuk.
Dijelaskan, bantuan dan pembinaan kepada para petani jagung, tidak hanya di Balas, Desa Pasir Putih, tapi juga akan terus diberikan kepada petani lain setiap tahun, untuk terus meningkatkan produktifitas pertanian petani.
“Untuk pemasaran juga, Pemkab KSB juga siap memfasilitasi penjualan hasil panen jagung petani dengan para pengusaha, supaya tidak mengalami kesulitan dalam hal pemasaran,”sebutnya.
Sementara itu, Amran salah satu petani Balas, Desa pasir putih meminta kepada pemerintah untuk dibendungkan air sungai, supaya bisa dimanfaatkan oleh petani meski di musim kemarau.
“Sayang sekali kalau air sungai yang ada tidak kita manfaatkan dengan membendungnya, untuk dipakai bercocok tanam tanaman lain terutama saat musim kemarau,” ungkapnya.