RABU, 13 APRIL 2016
Jurnalis : Harun Alrosid/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Harun Alrosid
SOLO — Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo, tengah mempersiapkan putra-putri terbaiknya tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk maju dalam lomba dokter cilik di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
![]() |
| Seleksi dokter cilik |
Guna membidik potensi para siswa Sekolah Dasar, lomba dokter cilik tersebut mulai digelar serentak di 12 Kecamatan yang ada di Sukoharjo, Jawa Tengah. Misalnya di Kecamatan Gatak, sedikitnya 36 siswa SD mulai menjalani test tertulis untuk bisa mewakili Kecamatan, untuk maju lomba di tingkat Kabupaten.
“Test tertulis dilakukan hanya sehari saja, namun untuk test lainnya akan digelar selanjutnya,” ujar Sigit Ambullah salah satu panitia lomba kepada Cendana News, Rabu pagi (13/4/16).
Dijelaskan Sigit, seluruh peserta lomba dokter cilik akan mengikuti tiga tahap dalam seleksi. Yakni test tertulis, yang meliputi pengetahuan umum, pengetahuan kesehatan dan informasi terkini. Ada 35 soal pilihan dan 5 essai, yang harus dikerjakan peserta lomba selama 90 menit. Selanjutnya para peserta lomba mengikuti test kesehatan secara fisik. Tahap terakhir, siswa diberikan tugas membuat artikel kesehatan, untuk selanjutnya akan dinilai dari ketiga test tersebut.
“Untuk lomba tingkat Kabupaten akan digelar akhir April ini, oleh karena itu kita melakukan penjaringan di tingkat kecamatan,” terangnya.
Menurutnya, dari 36 peserta akan diseleksi menjadi 10 terbaik. Salah satu poin penting untuk peserta lomba dokter cilik itu adalah pada tahap terakhir, yakni membuat artikel kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Dalam lomba dokter cilik untuk menjaring siswa berpotensi tersebut merupakan kerja bareng antara Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) yang diwakili Unit Puskesmas dan UPTD Pendidikan di tiap Kecamatan masing-masing.
“Selanjutnya, dari 10 peserta terbaik tingkat Kecamatan akan dilombakan di tingkat Kabupaten, dan akan diambil 3 peserta terbaik untuk mewakili Sukoharjo maju di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Gatak, Sadiyo mengatakan, untuk pemantaban peserta lomba dokter cilik guna menjaring siswa berprestasi, pihaknya juga melakukan pendampingan. Pendampingan meliputi pemantaban materi yang dibutuhkan peserta lomba, baik dibidang materi maupun test fisik kesehatan
“Kami menggerak guru Penjaskes, ditiap-tiap sekolah untuk turut serta mendampingi para siswa. Termasuk dalam pembuatan artikel kesehatan,” ungkapnya.

Selama ini, keikutsertaan siswa di Kecamatan Gatak, dalam lomba dokter cilik cukup baik. Hampir tiap tahun peserta dari Kecamatan Gatak mampu masuk 10 besar siswa berprestasi ditingkat Kabupaten. Kecamatan Gatak juga pernah menjadi salah satu perwakilan Kabupaten Sukoharjo, maju lomba dokter cilik di tingkat Provinsi Jawa Tengah.