Pabrik Meubel Jokowi Terbakar, Dua Water Canon Diterjunkan

RABU, 20 APRIL 2016
Jurnalis : Harun Alrosyid / Editor : Rustam / Sumber Foto : Harun Alrosyid
SOLO – Puluhan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang melalap pabrik pengolahan kayu milik PT Rakabu Sejahtera di Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah (Jateng). Api mulai terlihat berkobar sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa petang (19/4) dan baru dapat dikendalikan sekitar pukul 00.30 WIB, Rabu  (20/4).
Mobil water canon membantu memadamkan api yang melalap pabrik meubel milik Jokowi di Solo
Pabrik meubel milik Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini menjabat sebagai Presiden RI, baru bisa dikuasai setelah dua unit mobil water canon milik kepolisian diterjunkan membantu mobil pemadam kebakaran lainnya.
 
“Semua kita terjunkan, siapa yang cepat menuju lokasi kita gerakkan, untuk antisipasi agar kebakaran tidak melebar ke mana-mana,” ujar Kapolres Sragen AKPB Ari Wibowo kepada Cendana News saat memantau di lokasi kebakaran, Selasa malam (19/4).
Dijelaskan, mobil water canon yang diterjunkan untuk membantu memadamkan api merupakan milik Polres Sragen. Selain water canon, personil kepolisian juga diterjunkan  untuk membantu mengendalikan api.  Sulitnya medan, karena banyaknya material kayu  dan luasnya lokasi pabrik, menjadi kendala bagi mobil kebakaran masuk lebih dekat ke titik api. “Medannya cukup sulit, karena akses untuk damkar ke titik api banyak terhalang oleh material pabrik,” terangnya.
Petugas kebakaran sempat kesulitan menjinakkan api, karena di pabrik terdapat bahan bakar minyak (BBM) yang sangat mudah terbakar. Kebakaran baru bisa dikendalikan setelah 30 orang petugas kebakaran berjibaku memadamkan api hingga 7 jam lamanya. Banyaknya material yang mudah terbakar, dan sulitnya medan, membuat api baru bisa dikendalikan pada Rabu dini hari (20/4), sekitar pukul 00.30 WIB.
Kepolisian  belum dapat memastikan penyebab kebakaran, dan dan berapa tingkat kerugian. Dari data sementara, material kayu yang terbakar mencapai ribuan kubik. Lalu sebagaian besar bangunan pabrik juga hangus dilalap si jago merah. “Untuk penyebab dan kerugiannya kami belum bisa memastikan, dan masih kita dalami,” pungkasnya. (Kontributor  Solo/ Harun Alrosid)   
 
Lihat juga...