MINGGU, 3 APRIL 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi
LAMPUNG — Keberadaan lampu penerangan jalan umum di sepanjang ruas jalan Desa Sripendowo Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan menuju arah Desa Taman Sari disambut positif warga.
![]() |
| Lampu penerangan |
Keberadaan lampu jalan yang lebih dari 200 titik sebagian besar menggunakan tiang besi setinggi dua meter tersebut dianggap membantu penerangan jalan saat malam hari. Selama ini ruas jalan tersebut hanya diterangi oleh beberapa lampu dipasang secara swadaya dan hanya di depan rumah.
“Kondisi tanpa lampu membuat jalan di wilayah ini sangat gelap pada malam hari sehingga kerap ada kecelakaan lalulintas. Sebelumnya jalan berlubang dan tanpa lampu penerangan,“ungkap Supandi salah satu warga Desa Taman Sari Kecamatan Ketapang Lampung Selatan, Minggu (3/4/2016)
Disebutkan, warga serta aktifitas ronda terbantu dengan penambahan lampu penerangan.
Kepala Desa Taman Sari Kecamatan Ketapang, Sutardjo mengungkapkan, saat ini penduduk Desa Taman Sari berjumlah sekitar 400 kepala keluarga yang berada di beberapa dusun. Lampu penerangan jalan umum dibuat sekitar 800 unit yang sebagian dipasang di sepanjang jalan, balai desa, pos jaga serta fasilitas umum.
“Selain di beberapa fasilitas umum lampu jalan juga dipasang di depan rumah warga yang berhadapan langsung dengan jalan raya sehingga membantu penerangan” ungkap Sutardjo.
Pengadaan lampu jalan tersebut menurut Sutardjo bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) yang dialokasikan untuk kepentingan masyarakat banyak. Lampu penerangan jalan diberikan kepada warga berupa tiang, kabel, serta bohlam lampu dengan daya sekitar 15 watt sehingga warga hanya terbebani untuk tagihan listrik.
“Pihak desa menghimbau agar warga menjaga fasilitas lampu jalan yang ada di setiap rumah masing masing sehingga tetap awet dan berguna untuk penerangan jalan yang bisa berguna untuk kepentingan jalan umum,”ungkap Supardjo.
Selain pengadaan lampu jalan untuk menambah kenyamanan pengguna jalan di sepanjang jalan Desa Taman Sari juga dilakukan penanaman pohon pemghijauan serta peneduh.
Ratusan pohon peneduh tersebut diantaranya pohon jenis Mahoni, pohon Albasia, pohon Cemara. Pohon yang menjadi penghias jalan tersebut berfungsi sebagai penyerap udara kotor yang berasal dari gas pembuangan kendaraan yang melintas.
“Sebagian besar pohon sudah besar dan kami akan berusaha menambah beberapa pohon peneduh di tempat tempat umum desa,”ungkap Supardjo.
Keberadaan lampu jalan yang sudah terpasang sepanjang tiga kilometer tersebut juga disambut positif Kepala Pos Polisi Ketapang Bripka Nurkholis yang berada di Desa Taman Sari. Nurkholis mengungkapkan, keberadaan lampu penerangan jalan di sepanjang ruas jalan Taman Sari secara tidak langsung telah membantu keamanan di jalan terutama malam hari.
“Selama ini kondisi gelap mengundang tindak kriminalitas pada malam hari terutama warga yang melakukan perjalanan malam hari dari Jalan Lintas Sumatera menuju Jalan Lintas Timur,”ungkap Nurkholis.

Selama ini pihak kepolisian ungkap Nurkholis ikut dilibatkan dalam proses pengamanan desa diantaranya dengan ikut terlibat dalam Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Keterlibatan tersebut diantaranya dengan rutin terlibat dalam kegiatan ronda pada malam malam tertentu bersama warga desa.