Kodim 0421/LS Terima Senjata Rakitan dari Warga

JUMAT, 1 APRIL 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi 

LAMPUNG — Antisipasi tindak kriminal dengan senjata api ilegal di masyarakat melalui langkah persuasif, Komando Distrik Militer (Kodim) 0421 Lampung Selatan menerima penyerahan beberapa senjata api rakitan yang secara sukarela diserahkan oleh masyarakat di dua kabupaten di wilayah Kodim 0421/LS.

Komandan Kodim 0421/LS Letnan Kolonel Infanteri I Ketut Mertha Gunardha menyebutkan, langkah penerimaan senjata api rakitan ilegal merupakan upaya untuk meminimalisir peredaran di masyarakat.

Upaya tersebut merupakan perintah langsung dari Komandan Komando Resimen Militer (Korem) 043 Garuda Hitam, untuk menarik semua peredaran senjata api ilegal yang ada di masyarakat dengan berbagai langkah, diantaranya dengan sosialisasi kepada masyarakat, upaya pendekatan Mitra Babinsa dan Babinsa yang ada di setiap Komando Rayon Militer (Koramil).
Berdasarkan keterangan Dandim 0421/LS, Letkol Inf I Ketut Mertha Gunardha, senjata diterima oleh Kodim dengan cara menjaga rahasia pelapor. Tiga unit senjata api rakitan jenis pistol  beserta amunisi aktif ukuran 9mm, 6mm dan 3mm tersebut diantaranya berasal dari wilayah Kecamatan Gedong Tetaan Kabupaten Pesawaran, Kecamatan Natar dan Kecamatan Ketibung.
“Kita lakukan upaya maksimal dengan melakukan pendataan dan langkah persuasif melalui mitra Babinsa dan berkoordinasi dengan pihak aparat desa dan kecamatan sehingga masyarakat dengan sukarela menyerahkan senjata api yang dimiliki,”ungkapnya di markas Koramil Ketibung Kecamatan Ketibung,Jumat (1/4/2016).
Komunikasi sosial antara Kodim 0421/LS  masyarakat tersebut ungkap Dandim dilakukan dengan membentuk mitra bintara pembina desa (Babinsa) yang dibentuk sebanyak satu personil di setiap desa. Kordinasi dengan para mitra babinsa dilakukan untuk semakin mengurangi peredaran senjata api yang ada di masyarakat.
Ia juga menegaskan sebagai langkah persuasif dilakukan agar tugas TNI diantaranya mengemban tugas teritorial sehingga terkumpul sebanyak ratusan pucuk senjata api rakitan di wilayah Korem 043 Garuda Hitam.
“Kita berikan penghargaan kepada seluruh mitra Babinsa yang telah membantu tugas TNI dalam upaya mengumpulkan senjata api rakitan yang ada di masyarakat,”ujarnya.

Sementara itu Danramil  0421/10 Katibung Kapten Norizwan Tamin mengaku melakukan pendekatan teritorial untuk mengurangi tindak kejahatan yang terjadi di masyarakat terutama dalam hal kepemilikan senjata api ilegal.

Ia mengaku untuk langkah antisipasi peredaran senjata api rakitan serta narkotika dilakukan kordinasi dengan mitra Babinsa sebanyak 37 warga yang dilatih secara khusus untuk langkah langkah antisipasi di masyarakat. Selain itu berkoordinasi dengan pihak aparat kecamatan dan Polsek Ketibung.
“Mitra Babinsa yang telah sukses membantu Kodim kita beri penghargaan berupa plakat dan penghargaan lain,”ujarnya.
Mitra Babinsa yang saat ini terbentuk menurut Norizwan tersebar di tiga kecamatan di wilayah hukum Koramil Ketibung, meliputi Kecamatan Ketibung, Kecamatan Way Sulan dan Kecamatan Merbau Mataram.
Lihat juga...