Ketua PW Muhammadiyah Jatim Desak UM Buka Fakultas Kedokteran

KAMIS, 14 APRIL 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA — Sumber Daya Manusia (SDM) terutama dalam bidang kesehatan memang menjadi kebutuhan utama kepada masyarakat Jawa Timur (Jatim). Mendasari hal tersebut perguruan tinggi didorong untuk membuka fakultas kedokteran di setiap Universitas Muhammadiyah yang ada demi memenuhi kebutuhan dokter maupun perawat. Salah satunya Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) yang kini membuka Fakultas Kedokteran (FK) mulai Tahun Ajaran 2016 ini.
Peluncuran FK UMS
Ketua Pimpinan Wiliyah (PW) Muhammadiyah, Dr. Saad Ibrahim mendorong kepada Universitas Muhammadiyah (UM) yang ada di Jatim untuk membangun dan membuka FK secepatnya.
“Yang belum punya FK hanya UM Sidoarjo dan UM Jember,” ujarnya ditengah-tengah peluncuran FK UMS di Gedung G UMS, Kamis (14/4/2016).
Saad menilai UM sebagai perguruan tinggi harus bisa mencetak generasi muda yang berkompeten terutama dalam bidang kesehatan.
“Data di Jatim, di antara kabupaten yang banyak dokternya hanya di Jember dan Lamongan,” cakapnya.
Dirinya menambahkan banyak Rumah Sakit (RS) yang dibangun di Lamongan namun Sumber Daya Manusia (SDM) masih belum tercukupi. Muhammadiyah sendiri nantinya akan membangun UM Lamongan dengan harapan bisa mencetak SDM dalam bidang kesehatan.
“Kalau UM Jember dan UM Sidoarjo tidak segera bangun bisa-bisa kalah dengan UM Lamongan yang baru akan dibangun,” tukasnya.
Saad menambahkan, FK di UMS ini merupakan FK ke-10 yang dimiliki oleh Muhammadiyah. “Ini FK ke-10 milik Muhammadiyah seluruh Indonesia. Saya ucapkan selamat dan sukses,” pungkasnya.
Lihat juga...