SENIN, 25 APRIL 2016
Editor : Rustam Djamaluddin
MATARAM — Belum genap satu tahun menjabat sebagai kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Kusminhartomo sudah diganti dan di dipindahtugaskan menjadi Kepala Bulog Kalimantan Barat.

Dikonfirmasi terkait alasan pegantian dirinya, Kepala Bulog Nusa Tenggara Barat, Kusminhartomo mengaku, murni hanya penyegaran organisasi di tubuh Bulog, dan menambah pengalaman di tempat tugas baru.
Kusminhartomo membantah kalau penggantian dirinya karena kinerja maupun hubungan dan komunikasi Bulog dengan Pemda Nusa Tenggara Barat yang belakangan tidak harmonis, lantaran kebijakan Bulog yang banyak ditentang Pemda NTB, terutama terkait beras impor
“Penggantian saya sebagai Kepala Bulog Nusa Tenggara Barat tidak ada kaitannya dengan apapun, apalagi dengan. Pemda, pegantian murni dilakukan karena penyegaran organisasi,” kata Kusminhartomo usai berpamitan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat , Senin (25/4/2016). Kusmin diganti dengan Kepala Bulog yang baru, Arifmandu.
Sebelumnya, hubungan antara Pemda Nusa Tenggara Barat dengan Bulog sempat kurang harmonis, lantaran Bulog banyak mengeluarkan kebijakan yang dinilai tidak populis dan merugikan petani. Termasuk salah satunya kebijakan melakukan impor dan mendatangkan beras dari luar Nusa Tenggara Barat sebanyak 7 ribu ton.
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zainul Majdi mengeluarkan statemen keras, seringnya Bulog mengimpor beras. Padahal Nusa Tenggara Barat merupakan daerah swasembada beras.
Impor beras yang dilakukan Bulog merupakan akal – akalan. SemestinyaBulog tidak bekerja seperti rente, karena merupakan alat negara yang ditugaskan negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan mencari keuntungan. (Turmuzi)