SENIN, 4 APRIL 2016
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Adista Pattisahusiwa
JAKARTA — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Ade Komarudin memastikan pihaknya belum menerima surat pemecatan Fahri Hamzah dari PKS.
![]() |
| Ade Komarudin |
“Tidak ada surat dari PKS yang menyatakan bahwa Fahri dipecat dari keanggotaan partai,”ungkap Ade di Gedung Nusantara III, Senayan Jakarta, Senin (4/4/2016).
Ade mengatakan, bahwa sejak Jumat surat dari PKS belum masuk, yang jelas kalau Rapat Pimpinan (rapim) adalah dasarnya surat masuk.
“Kalau tidak ada surat masuk, otomatis tidak kita bahas,” paparnya
Ade mengakui baru mengetahui kabar pemecatan Fahri Hamzah dari media.
“Saya tidak mau berkomentar lebih jauh terkait persoalan internal PKS,” imbuhnya
Dijelaskan, Hal ini masih dalam ranahnya internal partai, dan belum ada kaitan resmi dengan DPR.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon sangat menyayangkan sikap DPP PKS yang memberhentikan Fahri Hamzah dari seluruh jenjang keanggotaan partai.
“Mungkin dari internal partai, kalau di DPR, yang jelas untuk memundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR tidak gampang. Sebab, mekanisme pemilihan Wakil Ketua DPR diatur langsung dalam undang-undang,” papar Fadli di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (4/4/2016).
Jadi, lanjut fadli, Wakil Ketua DPR itu dipilih dalam Sidang Paripurna, tidak bisa mundur begitu saja.
“Diatur UU, tidak mundur begitu saja, kecuali yang bersangkutan memang meminta untuk mengundurkan diri,” paparnya
Selain itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Karman BM menilai tindakan PKS tersebut sebagai ancaman serius dari pembangunan demokrasi yang sehat.
“Fahri Hamzah merupakan model anggota legislatif yang memainkan fungsi kontrolnya dengan benar, check and balances di saat kebijakan pemerintah memang harus dievaluasi dan kritik,” sebut Karman dalam pernyataan tertulisnya
Lebih jauh, Karman mengatakan, Fahri adalah sosok yang lantang menepis stigma-stigma negatif yang melekat di DPR.
Dia menyebut ketika anggota dewan lainnya sibuk dengan konflik partainya, Fahri hadir dengan kritik tajamnya.
“Sosok legislator seperti Fahri adalah figur yang dibutuhkan oleh rakyat Indonesia,” imbuhnya
Dikatakan, Demokrasi di Indonesia akan menjadi lebih baik ketika parlemennya seperti Fahri.
“Mestinya PKS, sebagai partai yang lahir dari rahim reformasi, berbangga memiliki kader seperti Fahri Hamzah,” tutupnya.