Cegah Pasung, Universitas Wiraraja Gelar Seminar Keperawatan Jiwa

SABTU, 2 APRIL 2016
Jurnalis: M. Fahrul / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: M. Fahrul

SUMENEP — Dalam rangka untuk mencegah terjadinya pemasungan terhadap pasien penderita sakit jiwa dalam menanganinya, mahasiswa Universitas Wiraraja Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar seminar Pertolongan Kegawatdaruratan Psikiatrik Menuju Indonesia Bebas Pasung. Hal tersebut ditujukan untuk menambah wawasan serta pengetahuan bagi mahasiswa maupun masyarakat umum yang ada di daerah ini.
Seminar keperawatan jiwa
Bekal teori yang diberikan oleh pemateri yang memang ahli dalam menangani pasien sakit jiwa nantinya akan menjadi bekal ketika pada saat menangani pasien tersebut. Kedepan penangan pasien penderita yang mengalami gangguan jiwa benar-benar bebas pasung.
“Jadi dengan adanya seminar keperwatan jiwa ini guna mencegah terjadi pasung terhadap pasien. Ini merupakan penambahan wawasan dalam melaksanakan tindakan terhadap para pasien tanpa menggunakan pasung,” kata Mujib Hanan, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja Kabupaten Sumenep, Sabtu (2/4/2016).
Disebutkan, selama ini para mahasiswa sudah banyak dibekali teori maupun praktek di kampus. Namun tidak ada salahnya ketika mereka terus ditambah berbagai pembekalan agar dapat memperluas wawasan maupun pengetahuan. Sehingga nantinya juga akan menjadi promotor terdepan dalam melakukan pencegahan penanganan pasien dengan cara pasung.
Dalam acara seminar tersebut para peserta yang hadir bukan hanya kalangan mahasiswa saja, tetapi masyarakat umum juga diperbolehkan agar mereka juga ikut berpartisipasi ikut mencegah adanya penanganan pasien pasung yang selama ini kerap kali terjadi diberbagai daerah. 
Sedangkan untuk pemateri mendatangkan dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang yaitu, Eddi Sujarwo dan dr. Utomo dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep.
Lihat juga...