RABU, 9 MARET 2016
Jurnalis : Rustam / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Rustam
KENDARI —Tanda-tanda akan terjadi Gerhana Matahari Total (GMT) hari Rabu (9/3) mulai terlihat sejak jam 07.15 Wita. Sinar matahari di atas Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, terlihat kemerah-merahan. Cahayanya berbeda dengan hari biasa.
![]() |
| Penampakan matahari di Kendari |
Meski GMT di Kota Kendari hanya melintas, namun antusias masyarakat untuk menyaksikan fenomena alam yang sangat langka ini sangat tinggi. Banyak masyarakat telah bersiap-siap mengabadikan moment gerhana matahari.
Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rosa Amelia menyebutkan, Provinsi Sultra hanya dilintasi Gerhana Matahari Sebagian (GMS) dengan magnitudo 0,921, dimana hanya sebagian matahari yang dapat terlihat.
Meskipun cahaya matahari sudah terlihat berbeda dengan hari biasa, namun GMS sudah dimulai pada jam 07.28 Wita, dan puncaknya jam 08.39 Wita dan berakhir 10.01Wita.
Gerhana Matahari yang disaksikan masyarakat kebanyakan tidak menggunakan kacamata khusus. Mereka menyaksikan dengan mata telanjang. Kalaupun ada yang menggunakan kacamata, tapi itu kacamata hitam biasa saja.
“Baru kali ini saya melihat gerhana matahari. Ini kejadian yang sangat luar biasa. Kekuasaan Allah semua,” kata Hasruddin, warga Kendari yang menyaksikan gerhana.