Ribuan Peziarah Antar Patung Yesus Wafat Disalib Menuju Pantai Pohon Sirih

JUMAT, 25 MARET 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto : Ebed De Rosary

LARANTUKA — Ritual menghantar patung Yesus Wafat di Salib dari kapela Tuan Meninu menuju pantai Kuce Pohon Sirih mulai dilaksanakan sekitar pukul 10.00 Wita. Ribuan umat dan peziarah mulai membanjiri lokasi Kapela Tuan Meninu sejak pukul 09.00 Wita.
Perahu Tuan Meminu diapit sampan bertolak dari Kapela Tuan Meninu menuju Pantai Kuce kelurahan Pohon Sirih
Sekitar pukul 10.00 Wita,  Konfreria bersama, pastor, petugas Ovos dan Mama – Mama Do (Ibu – ibu yang pendoa) berarark menuju kapela Tuan Meninu. Setelah renungan singkat oleh pastor, Lamentasi dn Ovos, Berok (sampan) Tuan Meninu diturunkan ke pinggir tempat pendaratan depan Taman Doa Tuan Meninu.
Sekitar pukul 11.00 Wita sekitar 50 kapal motor yang terdiri dari kapal fiber penangkap ikan Cakalang maupun kapal kayu antar pulau mulai memadati laut di depan pantai Palo. 
Turut serta mengamankan jalannya prosesi laut kapal milik Polres Flotim dan Kapal Basarnas NTT dengan 4 buah perahu karet. Selain itu juga terdapat kapal patroli milik  Syahbandar Larantuka, kapal milik Dinas Perhubungan Flotim, kapal TNI AL Lanal Maumere dan sebuah kapa lBPBD Flotim serta 7 kapal milik Kementrian Perhubungan, mulai bergerak meunju pantai Kuce.
Maria Stefani salah seorang peziarah asal Jakarta yang ditemui Cendana News usai prosesi laut mengaku puas mengikuti ritual ini. Sebelum mengikuti kapal yang ikut menghantar Taun Meninu, Stefani mengaku mengikuti ritual Cium Patung Tuan Meninu.
“Saya dan rombongan merasa senang dan terharu bisa diijinkan mengikuti ritual ini dengan menumpang kapal nelayan. Ini sebuah pengalaman iman yang baru bagi kami,” ujar Stefani.
Hal senada juga disampaikan Veronika Serly seorang peziarah lainnya saat ditanyai Cendana News. Serly mengaku tertarik mendatangi kota Larantuka setelah menonton ritual Semana Santa di Larantuka lewat tayangan televisi.
“Ritual ini unik karena menggabungkan ritual agama dan adat dan merupakan warisan peninggalan Portugis yang tetap dipertahankan selama 5 abad lebih,” ungkap Serly.
Peti Yesus Wafat di Salib dijunjung menuju Armida Pohon Asam di kelurahan Pohon Sirih
Disaksikan Cendana News, ribuan umat dan peziarah selain membanjiri pantai di sepanjang Kapela Tuan Meninu, juga memadati dermaga Larantuka dan pantai Kuce Pohon Sirih guna melihat ritual penghantaran patung Yesus Wafat di Salib.
Setelah tiba di Pantai Kuce, peti Yesus Wafat di Salib yang dibungkus kain hitam dijunjung oleh ketua suku Kinta Besa dan dibawa menuju Armida Pohon Asam.Perarakan diikuti ribuan umat bersama para peziarah.
Lihat juga...