RABU, 9 MARET 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Charolin Pebrianti
SURABAYA — Rektor Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) memberikan pencerahan didepan ratusan anak yatim di Gedung Robotika ITS, Rabu (9/3/2016). Acara yang bertajuk ‘Festival Robotik 2016’ ini memberikan wawasan kepada anak-anak yatim yang ingin menekuni dalam bidang robotika dan bisa membuat dengan cara sederhana.
![]() |
| Keseruan Rektor ITS bersama anak yatim |
Rektor ITS, Joni Hermana membakar semangat 200 anak yatim yang hadir agar tidak mudah putus asa dan mampu bermimpi setinggi mungkin. Selain itu juga memberikan motivasi dengan mencontohkan orang-orang sukses, salah satunya Presiden kedua NKRI, Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto
“Pak Harto dulunya anak yatim karena beliau gigih dan berdoa berhasil menjadi Presiden,” terangnya disela-sela sambutannya, Rabu (9/3/2016).
Selain itu Joni juga mencontohkan dirinya yang bukan tergolong anak pintar malah mampu menyelesaikan sekolah setinggi-tingginya meski tidak terbaik dan sekarang menjabat sebagai rektor ITS.
“Dulu saya ini tergolong anak yang biasa-biasa saja tapi kemudian saya berusaha dan berdoa kalau ingin sekolah hingga ‘mentok’ (tinggi) dan akhirnya terkabul,” ujarnya.
Anak-anak yatim tersebut mendengarkan pengarahan dengan seksama apa yang disampaikan oleh rektor ITS.
“Kuncinya ada tiga kalau ingin sukses, pertama bermimpi setinggi-tingginya, kedua berusaha dan ketiga berdoa,” tukasnya.

Tak lupa Joni pun memberitahukan kepada seluruh anak yatim jika ingin menjadi seorang sarjana harus belajar dengan giat dan berdoa. ITS pun siap menampung para mahasiswa dengan biaya gratis asal kemampuan mereka cukup.
“Kalau ingin kuliah harus pintar di sekolah supaya nilainya baik. Nanti ITS akan buka jalur khusus dan bebas biaya untuk anak yatim,” pungkasnya.
Sekedar informasi, ada 200 anak yatim yang berkumpul di Gedung Robotika ITS mendapatkan dana sumbangan dari Yayasan Yatim Mandiri Surabaya sebesar 4 M. Selain itu anak-anak yatim juga belajar bermain robot bersama mahasiswa ITS dengan robot sederhana berbentuk mobil bersama Rektor dan Wakil Rektor 1 ITS.