Lenggang Jakarta, Tempat Nongkrong Favorit di Kawasan Monas

MINGGU, 13 MARET 2016
Jurnalis : Eko Sulestyono / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA — Sekitar satu tahun yang lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta telah merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Relokasi tersebut  bertujuan untuk membuat kawasan agar menjadi lebih tertib, bersih, aman dan nyaman.
Lenggang Jakarta
Sejak tanggal 22 Mei 2015, para PKL sudah diperbolehkan kembali berjualan lagi di lokasi yang sebenarnya masih berada di sekitar kawasan Monas, tepatnya di Jalan Medan  Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Tempat relokasi PKL yang baru tersebut diberi nama Lenggang Jakarta, nama lengkapnya adalah Lenggang Jakarta, Food & Culture Park yang saat ini telah menjadi salah satu tempat “nongkrong” favorit di kawasan Jakarta Pusat.
Lenggang Jakarta dalam perkembangannya telah dikenal sebagai tempat berjualan berbagai aneka kuliner khas daerah dan juga sebagai tempat berjualan bermacam aksesoris dan cinderamata khas Jakarta. Lenggang Jakarta buka setiap hari, namun yang paling banyak pengunjungnya adalah pada hari Sabtu-Minggu atau hari libur nasional lainnya.
Pantauan Cendana News, Minggu siang (13/3/2016), meski terik sinar matahari menyengat, namun pengunjung yang datang ke Lenggang Jakarta terlihat ramai dan seakan tak pernah sepi. Pengunjung tak hanya berasal dari Ibukota Jakarta saja, namun juga berasal dari luar wilayah Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.
“Sekarang bisa dibilang kawasan Lenggang Jakarta perlahan tapi pasti telah menjadi salah satu tempat tujuan wisata kuliner dan tempat cinderamata oleh-oleh khas yang paling favorit di Jakarta Pusat, tempat parkirnya yang luas dan letaknya sangat strategis di jantung kota Jakarta, membuat Lenggang Jakarta tak pernah sepi dari pengunjung” kata Adi Kusuma, seorang pengunjung Lenggang Jakarta kepada Cendana News, Minggu (13/3/2016).
Sedangkan aneka macam dan jenis kuliner makanan dan minuman di kawasan Lenggang Jakarta tersebut dijual dengan harga yang bervariasi, mulai Rp. 5.000 hingga Rp. 40.000. Selain kuliner, pengunjung juga bisa membeli berbagai macam cinderamata khas Jakarta. Diperkirakan hingga saat ini sebanyak 350 PKL telah terdaftar secara resmi berjualan di kawasan Lenggang Jakarta.
Lihat juga...