MINGGU, 27 MARET 2016
Jurnalis: Zulfikar Husein / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Zulfikar Husein
ACEH — Memiliki aroma dan rasa yang khas dan berbeda dengan kopi pada umumnya. Kopi dari dataran tinggi Aceh ini menjadi salah satu primadona di Dunia. Di Aceh Tengah dan Bener Meriah, Provinsi Aceh, kopi dijadikan ikon ‘Dari Gayo untuk Dunia’.
![]() |
| Kopi khas Gayo |
Ya, Kopi Gayo. Kopi kualitas dunia ini hanya terdapat di dataran tinggi Gayo, yaitu Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Kedua kabupaten di Tanah Rencong itu merupakan penghasil salah satu kopi terbaik dunia. Kopi-kopi disini di ekspor ke luar negeri, terutama negeri Paman Sam.
Ada banyak jenis kopi hasil fermentasi di Tanah Gayo. Espresso, latte, black coffee, chocolate coffee, adalah beberapa dari sekian banyak jenis kopi yang dihasilkan oleh racikan petani dan penjual kopi di sana.
“Ada banyak jenis minuman yang dihasilkan dari berbagai racikan penjual kopi disini, misalnya ada espresso, latte, capucino, chocolate coffee, dan lainnya,” ujar Arwina, salah seorang warga Bener Meriah kepada Cendana News, Minggu (27/3/2016).
Arwina menambahkan, dari sekian banyak racikan kopi, pelancong yang datang ke Tanah Gayo hanya ingin menikmati espresso. Katanya, espresso khas Gayo memiliki citarasa yang berbeda dengan daerah lain.
“Banyak wisatawan yang datang baik lokal maupun orang asing itu lebih suka minum espresso, karena suka dan rasanya cukup khas, beda dengan espresso yang biasa dijual di tempat lain,” kata dara cantik tersebut.
Selain itu, katanya, udara dingin Tanah Gayo, menambah sensasi tersendiri ketika menikmati kopi. Secangkir kopi dengan asap mengepul diatasnya mampu memberikan kehangatan tubuh dari dinginnya suhu udara disana.

Harga espresso yang langsung disajikan di Tanah Gayo, terbilang cukup murah. Rata-rata kedai disana menjual espresso mulai dari harga Rp7.000 hingga Rp8.000. Sangat terjangkau bukan, tidak ada salahnya jika anda ke Aceh, datanglah ke Gayo dan menikmati secangkir kopi khas Tanah Gayo.