SELASA, 29 MARET 2016
Jurnalis: Zulfikar Husein / Editor : Fadhlan Armey / Sumber foto: Zulfikar Husein
BANDUNG — Sekitar 105 truk sampah di Kota Bandung akan dipasang Global Positioning System (GPS), pada April mendatang. Hal ini dilakukan guna memudahkan proses pengangkutan dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kota Bandung menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung.
![]() |
| Direktur Umum PD Kebersihan Gun gun Saptari Hidayat |
Direktur Umum PD Kebersihan Gun gun Saptari Hidayat menyampaikan, jarak tempuh yang cukup jauh ke TPA membuat pihaknya merasa perlu mengefisiensikan waktu.
“Intinya GPS bisa jadi skenario operasional baru. untuk efisiensi waktu. April ini kita laksanakan,” Kata Gun gun di Balai Kota, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Selasa (29/3/2016).
Sejauh ini pihaknya membutuhkan 2,5 jam dalam proses pengangkutan sampah ke TPA. Dengan adanya GPS di setiap truk sampah ini diharapkan bisa memangkas waktu petugas di lapangan.
“Bisa dilihat nanti pergerakannya berapa jam untuk sampai ke TPA dengan memanfaatkan teknologi ini. Kita juga bisa memonitor langsung kondisi di lapangan,” ulasnya.
Dengan adanya alat ini, diharapkan para pengemudi bisa mengetahui rute mana saja yang bebas hambatan. Demikian, sampah di Kota Bandung bisa segera diantarkan ke area Sarimukti, sebagai mata rantai terakhir pengolahan sampah Kota Bandung.
Adapun dana dari pengadaan GPS ini didapatkan dari pihak ketiga, salah satu perusahaan telekomunikasi.
“GPS trecking bisa merekomendasikan rute mana yang lebih efisien, sehingga waktu pengangkutan bisa lebih efisien,” tuntasnya.