Anak-anak Terima Telur Usai Perayaan Misa Paskah

MINGGU, 27 MARET 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi 

LAMPUNG — Anak anak usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tergabung dalam bina iman anak dan remaja wilayah unit Pastoral Bakauheni memperoleh telur paskah yang dibagikan oleh panitia perayaan Kebangkitan Yesus Kristus di Kapel Santa Maria Kalianda Lampung Selatan Provinsi Lampung. Pemberian ini dilakukan dengan cara dibagikan seusai perayaan kepada seluruh anak anak yang hadir dalam perayaan Misa Paskah tersebut.
Salah satu pembina sekolah minggu dan bina iman anak, Christin dalam kegiatan tersebut menuturkan, pembagian telur Paskah dilakukan sebagai kegiatan tahunan. Selain menumbuhkan sikap kebersamaan dan keceriaan bagi anak anak telur Paskah memiliki simbol iman Gereja Katolik akan kebangkitan setelah kematian.
“Telur hanya simbolisasi saja bahwa setelah manusia terkungkung dan melambangkan Kristus yang bangkit dari kubur dan ini sebuah tradisi yang turun temurun dalam iman Kristiani,”sebut Christin kepada CendanaNews, Minggu (27/3/2016).
Ia menjelaskan, seperti tradisi sebelumnya, proses pembagian telur Paskah dilakukan dengan menyembunyikan telur telur tersebut di semak semak atau taman di sekitar gereja. Puluhan anak anak sekolah minggu akan melakukan pencarian, namun demi efisiensi waktu langsung dibagikan kepada anak anak.
Telur Paskah yang telah matang tersebut dihias menggunakan pita warna warni selanjutnya diletakkan dalam tongkat kecil dan dibagikan satu persatu kepada anak anak yang hadir dalam perayaan.
Media telur Paskah menurutnya untuk memberitakan kebangkitan Yesus Kristus sangat efektif dan efesien di zaman sekarang dalam memberikan pemahaman kepada anak anak.
Selain itu makna lain telur Paskah adalah kehidupan baru. Kehidupan baru yang ditandai dengan meninggalkan manusia lama (keinginan daging) dan mengenakan manusia baru (hidup oleh roh dan berbuah roh). Selain itu simbol pengorbanan ceria berdasarkan keceriaan Tuhan berkorban demi kebahagiaan umat manusia. Selain itu telur Paskah bermakna pemulihan bagi orang yang mengalami kebekuan hati, kepahitan hati,atau kedukaan.
“Kita bagikan telur Paskah dengan harapan anak anak menyadari makna Paskah yang merupakan puncak liturgi gereja,”terang Christin.
Ia berharap, selain menjadi bahan pengajaran tradisi iman gereja Katolik para orang tua bisa mengajarkan kepada anaknya akan makna kebangkitan yang diimani oleh umat Kristiani sebagai jalan menuju keselamatan.
Lihat juga...