Terkait Reklamasi Teluk Benoa, FL2MI Secara Tegas Menolak

SELASA, 2 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Bobby Andalan / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Bobby Andalan

BALI — Forum Lembaga Legislatif  Mahasiswa Indonesia (FL2MI) menyatakan sikap tegasnya terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa. Sekretaris Jenderal FL2MI Wilayah Bali, Gede Putra? Theodori Diaz menuturkan, pada pertemuan musyawarah nasional yang digelar di Gedung Agro Komplek, Universitas Udayana (Unud) Denpasar itu, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia itu akan membahas berbagai hal isu kebangsaan. “Salah satunya adalah reklamasi Teluk Benoa,” kata Diaz 
kepada Cendana News di lokasi acara.


Menurutnya, seluruh peserta yang terdiri dari 289 peserta dari dari 139 perguruan tinggi di Indonesia sepakat untuk menolak rencana reklamasi Teluk Benoa yang digagas oleh PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI).
Ia memaparkan alasan organisasinya menolak rencana reklamasi seluas 700 hektar tersebut. Dari kajian beberapa perguruan tinggi di Bali, reklamasi Teluk Benoa dinyatakan tidak layak untuk dilaksanakan. “Diantaranya kajian dari Politeknik Negeri Bali, Universitas Udayana dan Universitas Mehendradatta,” papar Diaz.
Bagi Diaz, alasan persaingan merupakan penguat untuk meneguhkan keyakinan tolak reklamasi. Sebab, menurutnya, reklamasi murni merupakan bisnis, bukan revitalisasi seperti yang selama ini digaungkan. 

“Reklamasi itu pastinya akan dikuasai oleh orang asing. Masyarakat Bali yang belum siap akan kalah. Dan kami tahu, reklamasi itu bisnis murni,” tegas Diaz.
Ia mengaku dalam waktu dekat FL2MI akan menyatakan sikapnya kepada Gubernur Bali, Made Mangku Pastika dan Presiden Joko Widodo. 
“Kami akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Bali untuk menolak reklamasi Teluk Benoa,” pungkasnya.
Lihat juga...