KAMIS, 25 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Turmuzi
MATARAM — Ratusan peserta yang tergabung dalam Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kota Mataran, Nusa Tenggara Barat (NTB) membahas penataan sistem dan penguatan tugas keparlemenan di daerah.
| Rakernas Adeksi di Mataram, NTB |
Ketua Adeksi, Armudji mengatakan, deklarasi sekarang ini menginginkan penguatan kembali posisi anggota dewan yang semakin dilemahkan oleh regulasi terbaru, ini merupakan wujud komitmen dan rekomendasi Adeksi untuk penguatan sistem dan penataan tugas keparlemenan DPRD Kota di daerah.
“Kami menyerukan agar penguatan melalui pemulihan kembali DPRD sebagai lembaga legislatif di daerah perlu menjadi kebijakan para pembentuk UU Pemda maupun DPRD maupun DPR RI,” kata Armudji di Mataram, Kamis (25/2/2016).
Disebutkan, pihaknya yang tergabung dalam Adeksi akan senantiasa konsisten mendorong terwujudnya politik lokal, demokratis dan tata pemerintahan yang baik serta produktif di daerah.
Ia menambahkan, selain itu Adeksi memandang adanya ketidak adilan regulasi dalam hal syarat pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah, di mana terdapat diskriminasi bagi pimpinan dan anggota DPRD yang harus mundur dari jabatannya.
“Aturan bagi ketua DPRD dan anggota DPRD yang harus mundur ketikan mencalonkan diri jadi kepala daerah, itu bagi kami jelas sangat diskriminatif,” ungkapnya.
Lebih lanjut Armudji menambahkan, adapun acara Rakernas akan berlansung selama dua hari, 25 – 26 Februari di hotel Lombok Raya Mataram yang dihadiri 700 peserta dari 60 Kota se – Indonesia.