Musim Hujan, BPBD Kota Jayapura Naikkan Status Siaga Bencana

JUMAT, 12 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Lidya Salmah / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Lidya Salmah

JAYAPURA —  Menindaklanjuti prediksi Badan Mereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terkait curah hujan diatas normal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura akan menaikkan status siaga darurat bencana mulai dari bulan Februari hingga Mei 2016 mendatang. 
Kepala BPBD Kota Jayapura Bernard Lamiya
Kepala BPBD Kota Jayapura, Bernard Lamia menyebutkan, ada sejumlah titik di kota Jayapura yang disinyalir berpotensi bencana banjir dan longsor. Diantaranya di daerah Waena, Koya dan Perumnas 3, aliran sungai Siborogonyi, Otonom, Kelurahan Entrop, Apo, Lantor  Gubernur Papua, Imbi, Polimak Bambu Kuning, Yapis dan Angkasa.
“Menghadapi musim hujan ini kami meminta keterlibatan dari seluruh masyarakat kota Jayapura untuk sejak dini menyiapkan diri, terutama bagi warga yang berada di lokasi rawan banjir dan longsor,” katanya, Jumat (12/2/2016).
Dengan ditetapkan status darurat siaga bencana itu, Lamia tak menampik bahwa BPBD Kota Jayapura tentunya membutuhkan tambahan anggaran.
“Ya jelas anggaran akan bertambah  bagi proses tanggap darurat,” akunya.
Disebutkan, untuk mengantisipasi permasalah distribusi logistik yang dirasakan masih kurang mencukupi, pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi.
“Untuk skala kecil tentu kita siap akan tetapi jika besar, kami akan minta bantuan provinsi untuk membantu,” tandasnya. 
Lihat juga...