Mangku Pastika: Generasi Muda Bali Berada dalam Zona Nyaman

SELASA, 2 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Bobby Andalan / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Bobby Andalan

BALI — Gubernur Bali, Made Mangku Pastika berkeluh kesah tentang generasi muda Bali yang sulit untuk diajak berubah. Menurutnya, mereka sudah berada dalam zona nyaman. Pastika mengibaratkan generasi muda Bali ibarat sekawanan kodok yang berada dalam wadah. Mereka akan merasa nyaman, tetapi mereka tidak tahu bahwa wadah yang berisi air itu ternyata berada diatas kompor.


Semakin panas mereka akan semakin nyaman, tetapi kodok-kodok itu tidak pernah tahu bahwa sebentar lagi mereka akan berubah menjadi kodok rebus.
“Orang Bali itu relatif nyaman. Generasi Bali sudah hidup dalam zona nyaman, rata-rata diatas garis kemiskinan. Dan sangat sulit untuk mengubah orang yang sudah hidup dalam zonan nyaman tersebut,” kata Pastika di Kampus Unud Jalan Jenderal Sudirman, Denpasar. “Tetapi apakah kita akan terus bertahan seperti ini, dan sampai kapan kita akan bertahan. Ini pertanyaan besar bagi Bali,” tambah Pastika.
Menurutnya, ada 10 destinasi wisata di Indonesia yang sedang berusaha untuk membangun pariwisatanya menjadi ‘Bali kedua’ Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Banyuwangi, Magelang, Toba, Labuanbajo, Lombok dan beberapa daerah lainnya. Jika tak berbenah, Pastika meyakini sebentar lagi Bali akan disalip dalam berbagai aspek.
“Kalau kita tidak mulai berbenah dari sekarang, Bali akan kalah karena daya juang generasi Bali itu kecil, rendah. Lebih mudah mengubah orang miskin untuk menjadi maju dari pada mengubah orang yang sedang dalam zona nyaman,” papar dia.
Mantan Kapolda Bali itu menantang agar mahasiwa dan generasi muda Bali mampu berubah, mampu menjadi pemimpin Bali generasi berikutnya. Dan, yang paling cepat adalah siap keluar dari zona nyaman untuk menyongsong globalisasi yang terjadi saat ini. Cepat atau lambat, kata Pastika, Bali akan memasuki komunitas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
“Kalau tidak berubah mulai sekarang, kita akan dilindas. Dunia ini terus berubah, bergerak begitu cepat. Saya tantang anda semua, apakah bisa menjadi Gubernur Bali setelah saya ini. Karena tinggal dua setengah tahun lagi  memimpin Bali ini,” pungkasnya
Lihat juga...