RABU, 17 FEBRUARI 2016
Jurnalis: M. Fahrul / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: M. Fahrul
SUMENEP — Pemilihan Gubernur Jawa Timur yang sudah dekat memunculkan beberapa nama, salah satunya tokoh nasional, Mahfud MD. Mantan ketua Mahkamah Konstitusi mengaku enggan untuk ikut dalam ajang politik.
![]() |
| Mahfud MD |
“Jangankan saya dicalonkan ikut pemilihan, langsung disuruh jadi saja saya enggak mau,” kata Mahfud MD di Sumenep, Rabu (17/2/2015).
Disebutkan, bahwa bukan hanya mencalonkan Gubernur Jawa Timur, tetapi di daerah manapun kalau urusan dengan itu pihaknya tetap sangat tidak menginginkan. Ia beralasan, masih banyak tokoh lain yang layak dan mau untuk dicalonkan.
Sementara itu, menyikapi rencana Madura menjadi provinsi sendiri, Mahfud MD berpendapat hal tersebut sangat memungkinkan.
“Silahkan aja membuat provinsi, menurut Undang-undang itu boleh, asalkan memenuhi syarat-syarat ekonomi, sosial, politik dan seterusnya,” terang Mahfud.
Disebutkan, saat ini Madura hanya memiliki empat kabupaten, sehingga harus menambah satu kabupaten lagi, agar memenuhi dan ketentuan yang ada, tetapi setelah dibentuk kabupaten tambahan baru akan dinilai selama tujuh tahun.
Hingga saat ini wacana pembentukan Provinsi Madura terus bergulir, berbangai dukungan juga terus mengalir, karena sebagian kalangan menilai dengan melimpahnya sumber daya alam (SDA) akan mampu membuat masyarakat sejahtera dibandingkan dengan sebelumnya. Tetapi kalangan lain juga mengharapkan pembentukan Provinsi di Pulau Garam ini tidak hanya jadi kepentingan segelintir elit saja, sehingga benar-benar demi kepentingan masyarakat.