SENIN, 1 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Turmuzi
MATARAM—Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Eka Junaedi mengataakan, berdasarkan data temuan Dinkes NTB, kasus penyakit menular Demam Berdarah (DBD) selama bulan Januari 2016 mencapai 208 kasus yang tersebar di seluruh Kabupaten Kota NTB.
![]() |
| Eka Junaedi |
“Selama bulan jJnuari saja, jumlah kasus DBD yang ditemukan di NTB sudah mencapai 208 kasus dan tidak menutup akan meningkat jumlahnya sampai beberapa bulan ke depan” kata Junaedi di Mataram, Senin (1/2/2016)
Junaedi menjelaskan dari Kabupaten Kota yang ada di NTB, 208 kasus DBD tersebut, Kabupaten Lombok Timur merupakan kabupaten paling tinggi kasus DBD yaitu mencapai 60 kasus kemudian disusul Kota Mataram sebanyak 53 kasus dan Kabupaten Bima mencapai 51 kasus
Sementara Kabupaten lain seperti Kabupaten Dompu 8 kasus, Kabupaten Sumbawa 18 kasus, Kabupaten Lombok Tengah enam kasus, Kabupaten Lombok Utara empat kasus, Kabupaten Lombok Barat tujuh kasus
“Meski jumlah kasus DBD dalam satu bulan terahir jumlahnya tinggi, namun belum bisa dikatakan masuk dalam kasus luar biasa (KLB) dan belum ada pasien meninggal” katanya
Ditambahkan, semua pasien yang terkena DBD hinggasekarang masih terus mendapatkan penangan medis di rumah sakit daerah masing-masing Kabupaten Kota.