Jejak Sam Po Tay Jen “Tokoh Muslim Tiongkok” di Griya Kongco Dwipayana

MINGGU, 7 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Bobby Andalan / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Bobby Andalan

BALI—Kenal dengan tokoh asal Tiongkok bernama Sam Po Tay Jen? Nama tersebut memang terasa sedikit asing. Namun, jika nama Laksamana Cheng Ho, tentu banyak yang mengenalnya, setidaknya pernah mendengar tokoh sohor asal Tiongkok tersebut.

 

Add caption

Ya, Sam Po Tay Jen adalah nama lain dari Laksamana Cheng Ho. Ia juga dikenal dengan nama Sam Po Kong. Melalui pelayaran keliling dunia, Laksamana Cheng Ho singgah di Nusantara. Salah satu wilayah yang dikunjunginya adalah Pulau Bali.

Jejak Laksamana Cheng Ho ada di Griya Kongco Dwipayana. Klenteng ini terletak di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai. Kita akan melewati hutan mangrove sejauh 600 meter untuk mencapainya.

Pemimpin Griya Kongco Dwipayana, Ida Bagus Made Adnyana menuturkan, di klenteng yang dipimpinnya terdapat sebuah arca yang didewakan. Di bawah arca itu bertuliskan, Sam Po Tay Jen.

“Sam Po Tay Jen ini orang Muslim. Silakan ditulis demikian, karena memang beliau ini dari Tiongkok sudah Muslim,” kata Adnyana kepada Cendana News ditemui di Griya Kongco Dwipayana.

Laksamana Cheng Ho alias Sam Po Tay Jen merupakan seorang Muslim sejati. Meski beragama Islam, namun Sam Po Tay Jen didewakan dan disembah oleh umat Budhha. Soal sejarah kedatangan Sam Po Tay Jen ke Pulau Dewata, pria yang akrab disapa Atu Mangku itu menyebut ia adalah pelaut dengan pasukannya yang tersohor melakukan perjalanan keliling dunia. Salah satunya singgah di Pulau Bali.

“Beliau juga bisa dibilang salah satu penyebar ajaran Islam di Nusantara, khususnya Bali,” jelasnya. Dalam syiar Islamnya, kata Atu Mangku, Sam Po Tay Jen tidak melakukannya dengan jalan kekerasan. “Tidak dengan pertempuran, tapi dengan kebaikan. Bercocok tanam serta cara lainnya. Akhirnya Bisa diterima masyarakat,” papar dia.

Sam Po Tay Jen atau dikenal juga dengan Sam Po Hong alias Laksamana Cheng Ho dikenal sebagai seorang kasim muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok yang berkuasa pada tahun 1403-1424 dan merupakan kaisar ketiga dari Dinasti Ming.

Sejak melakukan pelayaran mengelilingi dunia, Cheng Ho beberapa kali berlabuh di Indonesia. Perjalanan samudera Laksama Cheng Ho ini tidak hanya singgah di Bali, tapi juga di Aceh, Batam, Palembang, Belitung, Jakarta, Semarang, Cirebon dan Surabaya.

———

Lihat juga...