SENIN, 8 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Turmuzi
MATARAM — Ratusan lahan hektar tanaman padi petani di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memasuki masa berbuah diserang penyakit, daun yang tadinya hijau berubah menjadi belang dan kekuningan.
![]() |
| Tanaman padi gugur ancah milik salah satu petani di Kabupaten Lombok Tengah, sebagian daunnya nampak mulai kuning sebelum berbuah, |
Mindri petani Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Tengah mengatakan, perubahan tersebut sudah berlangsung semenjak beberapa minggu terakhir, usai dilakukan pemupukan pertama saat berumur 15 sampai 30 hari.
“Ada dugaan dari sebagian petani, perubahan warna tanaman padi dari warna hijau menjadi kuning, karena pengaruh pupuk urea, ZA dan SP3 yang ditabur petani saat melakukan pemupukan,” kata Mindri di Lombok Tengah, kepada Cendana News, Senin (8/2/2016).
Maitir, petani Gora lain menambahkan, dugaan perubahan warna daun tanaman padi karena pengaruh pupuk, karena itu terjadi setelah proses pemupukan dilakukan, sebab sebelum dilakukan pemupukan, tanaman padi milik petani masih tetap hijau.
Untuk mengatasi perubahan warna daun tanaman padi karena serangan penyakit tersebut, Mindri mengaku sudah melakukan penyemprotan dan berharap bisa kembali hijau, seperti sedia kala.
“Mudahan saja setelah jarak dua sampai tiga hari pasca dilakukan penyemprotan, ada perubahan pada daun tanaman padi menjadi hijau dan tidak kuning lagi seperti sekarang, karena kalau tidak bisa teratasi, jelas akan berpengaruh terhadap kualitas buah nantinya, mengingat sebentar lagi mau berbuah,” ungkapnya.