SABTU, 2 JANUARI 2016
Jurnalis: Samad V. Sallatalohy / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Samad V. Sallatalohy
AMBON—Dermaga penyeberangan Hurnala Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, masih terus berfungsi untuk kapal-kapal bersandar atau berlabuh di pelabuhan rakyat tersebut.
![]() |
| Dermaga penyeberangan Hurnala Desa Tulehu di pagi hari |
Pantauan Cendana News Sabtu (2/1/2016), sejumlah kapal armada laut yang mengangkut para penumpang dari Kota Ambon yang hendak ke kecamatan-kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah setiap hari beroperasi.
Dermaga Hurnala juga sebagai penyambung antara Kabupaten Maluku Tengah dengan lainnya yang ada di Maluku yaitu Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Seram Bagian Timur dan Kabupaten Pulau Buru.
Dermaga penyeberangan ini awalnya masih berbahan fisik dari kayu. Kemudian dimasa Pemerintahan Orde Baru yaitu zaman Presiden RI Ke 2, Almarhum, H. Mohamad Soeharto barulah dermaga ini dirombak total untuk dibangun dengan beton. Hingga dimasa reformasi dermaga Hurnala setiap tahunnya ada renovasi, dan masih terus difungsikan sebagaimana mestinya.

Sejumlah kapal yang rutin beroperasi mengangkut penumpang dari Kota Ambon menuju beberapa kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah antara lain, Kapal Cepat yang terbuat dari Weber, kapal kayu dan Ferri tetap beroperasi.
Di Desa Tulehu, selain kapal ada juga speed boat (kapal cepat) yang jumlahnya cukup banyak dimana juga beraktivitas rutin mengangkut para penumpang yang hendak ke kecamatan-kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Maluku Tengah, maupun Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Seram Bagian Timur juga Kabupaten Pulau Buru.

Setiap menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan misalnya Natal, Ramadhan dan Hari Raya Idhul Fitri, di Pelabuhan Hurnala kerap penumpang membludak.
Arus balik Natal dan Tahun Baru 2016 tampak para penumpang berdesak-desakan untuk kembali ke tempat masing-masing usai liburan panjang.
Di dermaga ini juga kapal-kapal pengangkut bahan pokok atau kebutuhan masyarakat sering sandar untuk bongkar muat.