JUMAT, 29 JANUARI 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : Gani Khair / Foto: Charolin Pebrianti
SURABAYA—Angkutan Kota atau yang lebih dikenal dengan Angkot masih menjadi primadona warga Surabaya yang tidak memiliki kendaraan. Namun di jalanan banyak ditemukan angkot yang sudah uzur atau tua.
![]() |
Wakil sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Surabaya, Achmad Subhan menerangkan sebenarnya kondisi ini sudah lama terjadi. Dari total 4500 angkot yang layak jalan hanya 50% saja.
“Yang 50% sisanya sudah tidak layak jalan sebenarnya,” terangnya kepada Cendana News, Jumat (29/1/2016).
Subhan menambahkan untuk perbaikan saja para pemilik angkot mengaku keberatan apalagi untuk peremajaan. Itu masih jauh untuk digapai oleh para pemilik.
“Kami sudah mengajak mereka (para pemilik) minimal untuk perbaikan sehingga nyaman digunakan, namun kondisinya di lapang mereka kesulitan mencari rejeki,” ujarnya.
Jalan satu-satunya dipakai seperti itu apa adanya, tanpa ada perbaikan yang berarti. Subhan sangat senang jika ada perhatian lebih dari pemerintah untuk memberikan sumbangan kepada para pemilik angkot.
“Tapi perhatian tersebut belum ada hingga kini, kalaupun ada angkot harus berbadan hukum untuk pertanggungjawabannya,” imbuhnya.