Bantuan Kapal Ternak dari Kementan, Kurangi Biaya Pengiriman Sapi Asal NTB

SELASA, 26 JANUARI 2016
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto; Turmuzi

MATARAM—Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan kapal ternak kepada pemerintah provinsi NTB, khusus untuk pengangkutan ternak sapi  dari Nusa Tenggara Barat (NTB), ke sejumlah daerah, terutama Pulau Jawa . Pemberian bantuan kapal ternak tersebut diharapkan mampu mengurangi biaya transportasi yang selama ini dilakukan Pemprov NTB.

H. Ismail peternak sapi asal Desa Jempong, Kabupaten Lombok Tengah
“Pengiriman ternak sapi NTB selama ini dilakukan melalui jalur darat dan memakan banyak biaya, dengan kapal ternak tersebut diharapkan bisa lebih mengefesiensi anggaran, karena diangkut lansung menggunakan kapal melalui jalur laut” kata Dirjen Peternkan dan Kesehatan Hewan Muladno di Mataram, Selasa (26/1/2016).
Dikatakan, kapal ternak  dengan kapasitas 500 ekor tersebut, selain melayani pengangkutan ternak sapi menuju Pulau Jawa, juga melayani rute NTB menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan direncanakan akan mulai berlayar pada awal Februari 2016.
Ia juga menjelaskan  bahwa keberadaan  kapal ternak  tersebut dapat dimanfaatkan oleh pengusaha ternak di NTB untuk mempermudah pengiriman sapi ke pulau Jawa  dengan biaya yang sangat rendah karena Kapal ternak ini sudah di subsidi Pemerintah.  
“Fasilitas kandang teranak ini mirip kandang sapi berlayar  di lengkapi dengan tempat pakan ternak yang luas sehingga  dengan adanya kapal ternak  ini dapat  meminimalisir penyusutan  Bobot Sapi yang  bisa tembus 20 % menjadi  hanya 3 s/d 4 % saja” Pungkasnya.
Lebih lanjut Muladno menambahkan, keberadaan kapal pengangkut ternak sapi  KM Camara Nusantara I memberikan dampak positif kepada para peternak sapi lokal. Selain itu, kapal khusus pengangkut sapi menguntungkan masyarakat sebagai konsumen karena harga lebih murah  Harga beli konsumen yang saat ini mencapai Rp 90 ribu hingga Rp. 100 ribu per kg bisa turun menjadi Rp 75 ribu perkilogram.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB.Muhammad. Amin  menyambut baik  keberadaan kapal ternak tersebut, mengingat NTB sendiri merupakan salah satu sentra peternakan sapi yang populasinya mencapai satu juta  ekor. Amin berharap kepada pemerintah pusat  untuk meberikan dukungannya kepada pemerintah daerah dalam rangka percepatan konektifitas (hubungan) sehingga harga sapi ditingkat produsen kompetitif dan ditingkat  konsumen  juga terjangkau.
Lihat juga...