Setahun Pemerintahan Jokowi, Mahasiswa Yogyakarta Pesimistis

Unjukrasa mahasiswa UNY
YOGYAKARTA — Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar aksi unjuk rasa atas ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK. Mereka berkumpul di Tugu Pal Putih Yogyakarta, melakukan orasi kemudian longmarch menuju DPRD DIY untuk membacakan tuntutannya. 
Haris Fadhillah
Mahasiswa pesimis terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Hal tersebut ditunjukan dari hasil survei yang dilakukan BEM UNY terhadap mahasiswa dengan cakupan lima aspek, yaitu ekonomi, politik, hukum, hubungan internasional, dan hukum internasional. 
“Hasilnya, sebanyak 40 persen mahasiswa UNY menyatakan tidak puas, 30 persen ragu-ragu dan sisanya menyatakan puas. Maka, kami menyimpulkan jika kami mahasiswa UNY tidak puas terhadap pemerintahan Jokowi”, ungkap Presiden BEM UNY, Haris Fadhilah di Yogyakarta, Kamis (22/10/2015).
Tidak hanya di lingkungan internal mahasiswa UNY, Haria juga mengaku jika survei juga dilakukan terhadap mahasiswa seluruh Indonesia. Hasilnya juga menunjukkan ketidak puasan. 
“Karena itu kami seluruh BEM dari perguruan tinggi di Indonesia akan mengadakan aksi besar pada tanggal 28 Oktober 2015, untuk membacakan tuntutan di depan Istana Negara”, tegas Haris.
Dengan membawa bendera kebesaran BEM dan sejumlah poster bertuliskan tuntutan dan sindiran, puluhan mahasiswa UNY kemudian melakukan longmarch menuju Gedung DPRD DIY untuk membacakan tunturannya. 
Mereka menuntut agar pemerintahan Jokowi memperbaiki sistem jaminan sosial meliputi pendidikan, kesehatan dan kesejahreraan masyarakat, menegakkan supremasi hukum, merealisasikan dana desa sebesar 1 Milyar untuk tiap desa, memperbaiki ekonomi nasional dan menindak tegas mafia ekonomi serta menindak tegas pengganggu stabilitas NKRI.
KAMIS, 22 Oktober 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...