![]() |
| Seorang warga nampak berdiri di areal RTH holtikultura seluas 8,2 hektar tempat pelaksanaan festival holtikultura Kota Mataram |
MATARAM — Ribuan peserta dari berbagai daerah seluruh Indonesia ramaikan perayaan festival holtikultura yang berlansung di ruang terbuka hijau (RTH) Kelurahan Pagutan Kota Mataram Nusa Tenggara Barat.
Dalam acara tersebut, berbagai hasil olahan makanan dan jajanan yang dibuat dari hasil pertanian dipamerkan masyarakat pengelola Usaha Mikro Kecil dan Menengah dari berbagai daerah dalam berbagai bentuk dan cita rasa khas daerah masing.
“Selain dimeriahkan hasil produk olahan pertanian dari UMKM, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pameran berbagai jenis sayuran dan buah – buahan yang dibudidayakan masyarakat NTB,” Ketua Pelaksana Festival holtikulturan nasional Kementerian Pertanian RI, Sriwijayanti Yusuf di Mataram, Sabtu (10/10/2015).
Sementara itu Gubernur NTB, Zainul Majdi mengatakan, acara festival holtikulturan nasional yang diikuti oleh seluruh peserta dari berbagai daerah kali ini diharapkan tidak sekedar acara seremonial semata, melainkan bisa menjadi pendorong dalam meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat, khususnya di NTB.
Karena NTB sendiri, selain merupakan daerah pariwisata juga merupakan daerah agraris yang hampir sebagian besar masyarakatnya bergantung dari alam dan pertanian. Berbagai hasil pertanian berupa sayuran dan buahan banyak dihasilkan, terutama di Pulau Lombok dan Kabupaten Bima yang hasilnya telah diekspor tidak hanya antar daerah, tapi juga telah sampai luar negeri.
“Dengan berbagai kekayaan hasil alam dan pertanian yang dimiliki, masyarakat Indonesia bisa berdaulat di bidang pangan, tidak lagi melakukan impor dan kehidupan masyarakat petani juga lebih sejahtera,” katanya.
![]() |
| Beberapa peserta festival holtikultura nampak berkeliling di RTH yang dipenuhi tanaman sayuran Kelurahan Pagutan Kota Mataram |
![]() |
| Keramaian tampak terlihat di areal ruang terbuka hijau holtikulturan Kelurahan Pagutan Kota Mataram |
SABTU, 10 Oktober 2015
Jurnalis : Turmuzi
Foto : Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo

