Peringati Hari Sumpah Pemuda, SMA KSM Gelar Lomba Makanan Tradisional

SURABAYA — Memaknai Hari Sumpah Pemuda dengan menonjolkan daerah dilakukan oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik Stella Maris Surabaya. Dengan memperlihatkan kecintaan pada keragaman budaya dan kuliner pemersatu bangsa, sekola tersebut menggelar lomba memasak makanan tradisional, dengan tema inti ulekan.
Kepala sekolah SMAK Stella Maris, Antonius Rianto menjelaskan, penyelenggaran lomba tersebut berangkat dari keberagaman suku, agama dan ras yang berada di SMAK. Dan filosofi kenapa dipilih ulekan karena bahan masakan yang beraneka macam kemudian mengalami proses pengulekan dapat menjadi makanan yang nikmat.
“Filosofinya beragamnya suku di Indonesia seperti suku Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan lain sebagainya bisa ditempatkan dalam satu wadah yakni bangsa Indonesia,” terangnya kepada Cendana News, kemarin.
Makanan yang dilombakan ada 15 menu,  yakni rujak khas Kalimantan Barat, tahu tek khas Surabaya, ketoprak khas Jakarta, gado-gado boplo khas Jakarta dan lainnya. Yang mengikuti perlombaan ini ada 15 grup, 1 grup dari karyawan, 1 grup dari guru, dan 13 grup siswa, masing-masing grup ada 3 orang.
“Untuk jurinya diambil dari karyawan, ada 4 karyawan, suster bendahara, kasir, dan karyawan pelaksana 2 orang,” ujarnya.
Sedangkan untuk kritreria penilaian mulai dari belanja, para peserta lomba diberi modal 100 ribu untuk belanja sesuai menu yang dilombakan, kemudian pembuatan laporan, lalu hasil masakan ada berapa porsi, kekompakan dalam memasak, kebersihan makanan, hingga sampai penyajian.
“Kami berharap akan ada kegiatan seperti setiap tahun, dan mengambil tema keberagaman yang lebih menarik lagi. Dan kami mengajarkan ke siswa bahwa perbedaan tidak menjadi penghambat,” tegasnya.

KAMIS, 29 Oktober 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...