Warga Menaruh Harapan Besar Pada Terbentuknya Kecamatan Satarmese Utara


FLORES — Warga yang bernaung di Kecamatan Satarmese Utara yang baru diresmikan beberapa waktu lalu berharap terciptanya harapan baru untuk membuat kualitas hidup masyarakat setempat lebih baik.

Seperti yang disampaikan oleh Vitus, salah seorang warga di Desa Nao, Kamis (03/09/2015). Dia mengatakan, terbentuknya Kecamatan Satarmese Utara diharapkan mampu mendorong maksimalisasi ketersediaan air bersih di desa-desa yang selama ini masih menemui kendala.

“Yang nomor satu itu air minum Untuk kita di Desa Nao ini, misalnya, air bersih itu menjadi persoalan sejak bertahun-tahun sebelumnya. Kita harap nanti ada perhatian lebih serius terhadap hal ini dengan adanya kecamatan baru,” ungkap Vitus kepada Cendana News di Kampung Wotol.

Selanjutnya, kata Vitus, adalah soal validasi pendataan keadaan ekonomi warga masyarakat. Seperti tingkat validitas data kehidupan ekonomi warga di desa Nao, dirinya mengklaim, masih banyak yang mengandung kontraversi.

“Yang kedua itu, pendataan warga miskin. Data warga miskin harus diteliti ulang itu, pak. Itu juga menjadi hal yang utama,” tuturnya.

Sebelumnya, sebagaimana telah diberitakan, Vitus mengeluhkan distribusi dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di desanya yang tidak tepat sasar. Pasalnya, dari sekian jumlah penerima BLSM di desanya, ada di antaranya yang memiliki kios sembako berskala besar. Padahal masih ada sebenarnya, kata dia, warga di desanya tidak terdaftar sebagai penerima bantuan walaupun dari keadaan ekonominya dipandang sangat perlu diberi bantuan.

“Bisa jadi, dia itu masih pegang KPS juga sampai sekarang,” klaimnya.

Hal lainnya, kata Vitus, adalah soal peningkatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Infrastruktur, diklaimnya, merupakan bagian dari upaya membentuk tata ruang. “Yang ketiga itu, tata ruang kecamatan baru. Pembukaan jalan dan gang baru itu ‘kan harus dilakukan. Apalagi, misalnya Wotol itu, dari Dinas Pariwisata sudah didaftar sebagai salah satu Kampung Tua dalam sejarah budaya Manggarai,” ujar Vitus mencontohkan potensi kampungnya sendiri.
Sementara itu, dengan lahirnya Satarmese Utara sebagai kecamatan bungsu, maka Kabupaten Manggarai hingga kini dipastikan tampil sebagai sebuah Daerah dengan dua keenaman wilayah kecamatan. Enam yang pertama meliputi Kecamatan Cibal, Wae Ri’i, Langke Rembong, Cibal Barat, Reok dan Kecamatan Reok Barat. Sedangkan enam yang lainnya mencakupi Kecamatan Ruteng, Satarmese, Lelak, Rahong Utara, Satarmese Barat, dan Kecamatan Satarmese Utara. 
KAMIS, 3 september 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...