Peran Orang Tua Penting Tekan Pelanggaran Berkendara Anak Bawah Umur

FLORES — Peran aktif orang tua sangat penting dalam menekan tren aktivitas berkendara di kalangan anak-anak di bawah umur dan akan berdampak pada kurangnya angka pelanggaran dan kecelakaaan lalu lintas. Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Manggarai AKP. Andry Fran Ferdyawan, Selasa (15/09/2015).
“Untuk menyikapi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan anak-anak, peran orang tua di sini sebenarnya sangat diperlukan. Jadi, pengawasan orangtua terhadap anak-anak itu seperti apa. Jangan anak-anak mau bawa kendaraan dibiarkan saja,” ungkap Andry.
Sejauh ini, kata Andry, pihaknya cenderung menemukan anak-anak di bawah umur masih dibiarkan orangtuanya berkendara. “Jangankan usia SMA, usia SMP aja sudah dibiarkan berkendara. Pengawasan orangtua di sini tidak ada. Kita ‘kan dilarang untuk langsung memberikan sanksi hukum kepada anak-anak,” katanya.
Terkait dengan temuan masih adanya anak-anak di bawah umur, dirinya mengakui menerapkan prinsip diversi. Diversi ini, kata dia, berlaku hanya satu kali untuk seumur hidup. Artinya, sanksi hukum tetap berlaku apabila anak yang bersangkutan kemudian mengulangi lagi pelanggaran yang sama.
“Selama ini kalau ada anak-anak kita dapat, motornya kita tahan. Kita panggil orangtuanya dan tanda tangan surat pernyataan yang menjamin untuk tidak diulangi lagi. Kita ‘kan dilarang oleh undang-undang memberikan sanksi hukum untuk anak-anak. Kita bisa alihkan denda itu ke hal lain yang sifatnya pembinaan. Tapi kalau terjadi lagi, berlaku sudah sanksi hukum,” terangnya.
Pantauan Cendana News, anak-anak bawah umur berkendara masih tampak tinggi di wilayah Kabupaten Manggarai. Masih terlihat di antaranya banyak anak sekolah tingkat SMA dan bahkan SMP berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor sendiri.
SELASA, 15 September 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...