
Banyaknya peminat, menjadikan lokasi tersebut selalu ramai dikunjungi. Hal tersebut tidak terlepas dari para pedagang ikan yang menjual ikan-ikan dengan harga grosir. Dan hal ini berlangsung sejak pukul tiga dinihari sampai pukul sepuluh malam.
“Selain Aligator, saya juga menjual ikan komet dan koi blitar. Semuanya masih anakan, jadi bisa dijual murah,” jelas Jarwo kepada Cendana News, Jumat (04/09/2015)
Namun aksitvitas yang sudah berlangsung puluhan tahun tersebut sedikit terganggu dengan rencana relokasi oleh pemerintah DKI. Hal tersebut pernah terjadi pada Februari 2015, Lurah Balimester pernah berusaha merelokasi para pedagang sudah menempati lokasi tersebut.
Harapan para pedagang kaki lima pasar ikan jalan kemuning adalah mereka tidak direlokasi, karena sejak puluhan tahun yang lalu masyarakat sudah mengenal tempat tersebut lintas generasi.

