
“Karena kecerdasan seseorang dapat dilihat dari seberapa banyak buku-buku yang dibaca,”sebutnya dalam kegiatan tersebut, Senin (31/08/2015).
Sutiaji sebagai wakil walikota memiliki gagasan bahwa kedepannya perpustakaan tidak hanya terpusat di kota saja namun juga akan dibangun perpustakaan di Kecamatan bahkan di Kelurahan. Menurutnya, buku tidak hanya untuk dibaca tapi juga harus di praktekkan.
“Sedangkan mencari ilmu hukumnya adalah wajib sehingga membaca bisa dikatakan sama dengan ibadah yang tentunya juga akan mendapatkan pahala,” ucapnya.
“Buktinya anak muda jaman sekarang suka membaca status di FB, Twetter, Facebook bahkan status mantan pun dibaca,” kelakarnya.
Hal ini membuktikan bahwa minat baca anak muda sekarang cukup tinggi namun stamina bacanya yang kurang. Kebanyakan orang lebih suka membaca kurang dari 150 karakter. Selain itu kualitas bacaannya yang masih kurang. Padahal menurutnya membaca bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.
