Pelayanan Dispendukcapil Manggarai Dikeluhkan Masyarakat

FLORES — Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Manggarai, Flores, NTT, mendapat keluhan dari masyarakat karena dinilai lamban.
Salah seorang warga yang sedang mengurus Akta Kelahiran, Lus menyebutkan, proses yang dibutuhkan berhari-hari.
“Entah bagaimana kerja para pegawai di sana itu, sampai-sampai kita tunggunya harus berhari-hari bahkan hingga berminggu-minggu lagi baru bisa selesai,” keluh Lus, warga Desa Jaong, Kecamatan Satarmese, Sabtu (15/08/2015)
Lus mengakui, waktu mengurus Akte Kelahiran dari beberapa anaknya, suaminya harus berkali-kali menyambangi Dispendukcapil baru urusannya selesai. Hal ini berimbas pada membengkaknya biaya transportasi. 
“Kalau tidak salah, tiga kali suami saya bolak-balik ke Catatan Sipil waktu itu. Hitung saja, biaya transportasi, satu kali pergi-pulang, Rp 40.000. Belum biaya-biaya lain,” tuturnya.
Hal serupa diungkapkan pula oleh Sius Tandur. Dirinya bersambang ke Dispendukcapil juga untuk mengurus Akte Kelahiran anaknya yang mau masuk Sekolah Dasar (SD). Ia hingga kini masih menunggu, dan lambannya pengurusan dikhwatirkannya mempengaruhi urusan administrasi anaknya di sekolah.
“Sekarang ini dari sekolah minta supaya semua dokumen siswa, termasuk Akte Kelahiran, segera dimasukkan. Sementara anak saya punya ‘kan masih diurus. Sekolah bukan tahu itunya. Saya takut, nanti bisa terjadi hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan anak saya,” ujarnya.
Pantauan Cendana News, selama beberapa waktu menjelang Tahun Ajaran baru, warga tampak memadati area Dispendukcapil Manggarai hampir setiap hari. Mereka mengakui hendak mengurus Akte Kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 
SABTU, 15 Agustus 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...