
“Prestasi bisa diraih hanya dalam kebersamaan. Dan banyak keutamaan dan kebenaran hidup di Republik ini dibangun di atas simbol semacam itu. Kita bangsa yang memiliki perbedaan ya. Jadi, kalau kita tidak bersatu, kita runtuh,” tutur Dominikus.
“Supaya kita belajar dari kecelakaan sejarah, di mana kita tercerai-berai kalau tidak menghargai perbedaan,” jelasnya.
“Perdamaian ada jika kita mau menerima perbedaan. Perbedaan adalah realitas. Menjaga kerukunan, tugas kita,” tulis pada selebaran yang terpasang di stan instansi tersebut.